Sneakers Lokal Saingi Brand Internasional

Sneakers menjadi salah satu jenis sepatu yang paling populer di kalangan milenial. Hadir dalam berbagai model, dan dipadukan dengan busana apapun, sneakers selalu berhasil menjadi statement gaya yang membuat penampilan lebih stylish. , Senin (13/7/2020).

Berdasarkan pengalaman tersebut, lanjut Hendi, Rafheoo semakin serius mendalami bisnis sepatu. Rafheoo pun mendirikan pabrik di Bitung, Cikupa. “Dengan membuka pabrik sendiri, kita ingin ada supply bagus dan bisa menjaga kualitas produk,” jelasnya.

Menurut Hendi, keunggulan produk-produk Rafheoo ada pada pemilihan bahan dan proses produksinya. Sepatu Rafheoo mengandalkan kualitas bahan untuk durabilitas terbaik.

“Ciri khasnya terlihat dari sol karet yang kuat hasil vulkanisasi dan bahan atas ( upper ) dari kain yang diproses oleh mesin tenun shuttle loom yang antik. Selain itu, Rafheoo menggunakan bahan-bahan alami untuk pewarnaan berbagai produknya,” tandas Hendi.

Vice President PT Rafheoo Indonesia Berserikat, Angga Rajasa, menambahkan, tema yang diangkat oleh Rafheoo adalah penggunaan natural dyed atau pewarnaan alami untuk beberapa produk seperti sepatu, tas dan masker.

“Kami menggunakan bahan alami untuk pewarnaan tekstil Rafheoo, mulai dari pemakaian limbah ampas kopi, sampai penggunaan tanaman indigo. Ide sederhana kami adalah dapat memberikan kualitas produk terbaik dengan bahan alami berkualitas, serta harga yang sangat terjangkau untuk semua kalangan,” jelas Angga Rajasa.

Penggunaan ampas kopi menjadi salah satu kampanye andalan Rafheoo, disebut coffee grounds project . Proyek ini mengumpulkan ampas kopi dari beberapa kedai kopi di Jakarta untuk dikonversi menjadi pewarna kain tekstil. Selain ampas kopi, Rafheoo juga membuat sampel warna dari tembakau, yang menghasilkan warna biru, coklat, hijau, kuning, pink dan peach.

“Rafheoo sudah berada pada level memproduksi material sendiri sehingga bisa membuat sesuai yang kita inginkan. Kalau brand lain, mereka memanfaatkan bahan yang ada di pasar saja,” ujar Hendi.

 

Berita terkait: