CEO Twitter Mengubah Nama Pengguna Dan Akun ‘Curian’ Lama Menjadi Mock Twitter

Photo of author

By Dinda

CEO Twitter Linda Iaccarino telah mengubah pegangannya (alias nama pengguna akun Twitter) dari @lindayaccs menjadi @lindayaX. Tapi saya tidak tahu bahwa nama akun lama presiden Twitter itu sebenarnya digunakan di akun parodi.

Awalnya, sebelum perubahan ID/nama pengguna resmi, Linda mengunggah survei yang meminta bantuan pengikutnya untuk memilih pegangan yang tepat untuk digunakan pada satu formulir atau lainnya. Pilihan yang ditampilkan adalah @lindayax dan @lindayaxx.

Survei tersebut mencakup 40.000 suara, dengan pilihan mayoritas adalah @lindayax sebesar 67,3%, sedangkan pilihan kedua sebesar 32,7%.

Setelah hasil survei keluar, Linda pun mengganti username berdasarkan hasil survei yang diunggah.

Dari @lindayaccs ?

“X” yang ditambahkan setelah pegangan tampaknya terinspirasi oleh rebranding Twitter menjadi X. Perubahan username ini menandakan bahwa handle @lindayaccs tidak lagi dimiliki oleh siapapun.

Salah satu pengguna yang melihat peluang ini “mencuri” namanya untuk membuat akun parodi. Akun tersebut sering membuat postingan “gila” dan lelucon sarkastik tentang platform Twitter dan logo baru “X”.

Dalam salah satu unggahannya, sebuah akun sarkastik menyindir mengubah logo Twitter menjadi huruf “X”. Akun tersebut men-tweet, “Ayo kembalikan Twitter (lama). Siapa yang akan pergi dengan saya?”

Mari kembali ke Twitter! Siapa yang bersamaku?

Sindiran lain juga dibuat tentang logo Twitter yang baru. Akun parodi mengolok-olok logo “X”, yang sekarang mirip Twitter untuk penyiar konten dewasa.

Seperti diwartakan KompasTekno, akun parodi @lindayaccs hanya mengunggah 15 tweet dan pengikutnya sangat sedikit (misalnya 300). Semua postingan yang dikirim berisi tweet aneh dan aneh dan dimaksudkan untuk mengejek platform Twitter.

Bio akun tersebut juga mengklaim sebagai akun spoof. Namanya “CEO X Parody Account Corp.” (CEO X Parody Account Corp.).

Baca juga  Peran Twitter dalam Perubahan Sosial dan Politik: Dampaknya di Masyarakat

Pada kesempatan lain, pemilik Twitter Elon Musk mengumumkan kebijakan baru terhadap akun parodi. Twitter mengatakan akan segera melarang akun satir yang bertujuan untuk menyesatkan, membingungkan, atau menipu orang lain melalui identitas palsu.

Akun spoof harus mengikuti beberapa syarat, seperti mengakui bahwa akun yang dibuat adalah untuk lelucon dan tidak untuk membodohi orang lain.

Aturan inilah yang membuat akun parodi Linda di atas mencantumkan kata “parodi” di bio dan nama programnya.