Potret Museum dan Galeri Seni SBY dan Ibu Ani di Pacitan, Megah Seluas 7.500 Meter

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dan meninjau langsung pembangunan museum dan galeri seni SBY -Ani Yudhoyono, di Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu (18/10).

Hal tersebut diketahui dari cuitan di akun Twitter pribadi milik Khofifah. Dalam postingan-nya, ia membagikan momen saat dirinya melihat langsung proses pembangunan gedung tersebut.

Nantinya, museum tersebut dikabarkan akan digunakan sebagai tempat untuk menyimpan beragam koleksi dari Presiden ke-6 RI. Harapannya, bangunan monumental itu nantinya juga bisa dijadikan sebagai objek wisata edukasi yang bisa mengilhami para generasi muda. Berikut potretnya:

Khofifah Tinjau Proses Pembangunan

Melalui cuitannya, Khofifah membagikan potret saat dirinya meninjau secara langsung progres pembangunan gedung museum tersebut. Kabarnya, museum dan galeri seni itu akan dibangun dengan bentuk bangunan yang mirip dengan Capitol Hill di Amerika Serikat yang memiliki puluhan ruangan.

Didampingi oleh beberapa staff proyek, Khofifah terlihat berjalanan berkeliling sambil mendengarkan penjelasan dari petugas.

“Melihat progres pembangunan Museum SBY – Ani (Pepo & Memo) di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Pacitan,” tulisnya.

proses pembangunan museumamp galeri seni sby ani yudhoyono

Twitter/@KhofifahIP ©2020

Dibangun di Atas Tanah Seluas 7.500 Meter Persegi

Kabarnya, museum dan galeri ini dibangun di atas tanah seluas 7.500 meter persegi, dan direncanakan akan selesai pada Maret 2021 mendatang. Museum dan galeri seni ini nantinya akan menjadi yang ketiga di Indonesia bagi seorang Presiden, setelah Museum Bung Karno dan Museum Soeharto.

Gedung museum tersebut nantinya akan menjadi rangkaian cerita saksi sejarah sejak SBY menghabiskan masa muda di kota 1001 gua hingga menapakai karir di dunia militer, sebelum akhirnya menjadi seorang presiden selama dua periode.

Selain itu, tempat tersebut juga akan menyimpan koleksi seni dan foto hasil jepretan almarhum ibu Ani Yudhoyono.

proses pembangunan museumamp galeri seni sby ani yudhoyono

Twitter/@KhofifahIP ©2020

Akan Dibuka Untuk Umum pada Tahun 2020

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan jika museum dan galeri seni tersebut rencananya akan dibuka untuk masyarakat umum pada tahun 2022 mendatang.

“InsyaAllah, museum dan galeri seni sekitar 7.500 meter persegi ini selesai Maret 2021 mendatang & akan dibuka bagi masyarakat umum pada tahun 2022. Mohon do’a semoga lancar sukses,” tulisnya.

Dalam salah satu unggahannya di Instagram Agus Harimurti Yudhoyono, ia sempat membagikan potret desain gedung tersebut. AHY menyebut jika museum dan galeri seni tersebut dibangun sebagai tanda cinta untuk Ani Yudhoyono.

“Tanda Cinta untuk Memo. Pada tanggal 22 Februari 2020, kami sekeluarga mendampingi Pak SBY melakukan groundbreaking, menandai pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-Ani di Pacitan, tanah kelahiran Pak SBY.Ini adalah mimpi Pak SBY, dan juga Bu Ani yang belum terwujud sampai dengan akhirnya beliau berpulang tahun lalu,” tulis AHY, dalam akun Instagram pribadinya.

Adapun AHY mengatakan jika museum ini didirikan terinspirasi saat SBY dan keluarganya melakukan kunjungan ke Museum Kepresidenan Amerika Serikat seperti Truman, Eisenhower, Clinton, dan Bush.

Potret Desain Museum dan Galeri Senin SBY-Ani Yudhoyono

Dalam unggahan di Instagram AHY, ia membagikan potret desain bangunan museum yang didominasi dengan warna putih. SBY disebut merancang museum dengan enam pilar di bagian fasadnya yang merupakan reprsentasi presiden ke-6. Sementara di atas bangunan akan terukir bunga flamboyan. Flamboyan merupakan bunga kecintaan mendiang Ani Yudhoyono.

Museum ini juga kabarnya akan dilengkapi dengan SBY Library, perpustakaan yang berisi sejumlah buku yang ditulisnya.  Rencananya, di belakang Museum & Galeri SBY-ANI akan ada kafe, mushola, dan tempat pengunjung beristirahat sambil menikmati udara sejuk dan keindahan Pacitan.

proses pembangunan museumamp galeri seni sby ani yudhoyono

Instagram/@agusyudhoyono ©2020

Berita terkait: