Pemkab Bogor Perpanjang PPKM Mikro, Aturan Tidak Berubah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperpanjang penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro hingga 8 Maret mendatang. Aturan terkait pembatasan aktivitas sama dengan jilid pertama lalu.

Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Selasa (23/2/2021), mengatakan, perpanjangan berlaku mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021. Sebelumnya, Pemkab menerapkan PPKM pada 9 Februari hingga 22 Februari 2021.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan, aturan yang diterapkan tetap serupa dengan PPKM jilid pertama yang berisi sembilan poin.

Pertama, membatasi tempat dengan menetapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebanyak 50%. Kedua, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring.

BACA JUGA

Kasus Aktif Covid-19 Menurun, Pemprov DKI Tetap Perpanjang PSBB

Ketiga, sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan dan lain-lain yang terkait kebutuhan sehari-hari masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan.

Keempat, kegiatan restoran layanan makan di tempat hanya dibolehkan 50% dari kapasitas. Kemudian layanan pesan antar diizinkan sesuai jam operasional restoran.

BACA JUGA

Kemdes PDTT Lakukan Pemantauan Penerapan PPKM Mikro di 22.000 Desa

Kelima, pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan sampai pukul 21.00 WIB. Keenam, kegiatan konstruksi beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan.

Ketujuh, tempat ibadah dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas 50%. Kedelapan, kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara. Kesembilan, dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum.

Berita terkait: