Pemerintah Pastikan Abu Dhabi Akan Suntik Modal LPI Rp145 Triliun

Sovereign Wealth Fund Abu Dhabi atau Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) berencana akan menyuntikkan dana ke Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Adapun dana yang akan masuk ke Indonesia Investment Authority (INA) tersebut mencapai USD10 miliar atau sekitar Rp145 triliun (kurs Rp 14.500 per USD).

“Alhamdulillah kemarin dari ADIA sudah announce USD10 billion di Indonesia,” ujar Menteri Erick dalam acara MilenialHub 2021, secara virtual, Sabtu (17/4).

Menteri Erick menekankan, komitmen ADIA tersebut melengkapi investasi dari negara lainnya di LPI. US International Development Finance Corporation (USDFC) mencapai USD2 miliar dan Jepang USD4 miliar.

“Dari Kanada, Belanda, dan pension fund lainnya sudah komitmen untuk bangun Indonesia, karena future ekonomi Indonesia luar biasa,” jelasnya.

Selanjutnya

pemerintah pastikan abu dhabi akan suntik modal lpi rp145 triliun

Dia menambahkan, pembentukan LPI dilakukan untuk memajukan infrastruktur di Tanah Air dan tak lagi mengandalkan utang. Saat ini, jata dia, biaya logistik di Indonesia bahkan lebih tinggi dibandingkan dunia.

“Kita bangun infrastruktur dengan modal, bukan lagi utang, human capital. Indonesia logistiknya masih mahal, kita 23 persen, dunia kurang lebih 12 persen,” ujarnya.

Baca juga:
Waskita Karya Harap Kehadiran LPI Percepat Penjualan 9 Ruas Tol
Kehadiran LPI Diharap Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Anggota DPR Tak Ingin LPI Bernasib Seperti Jiwasraya dan Asabri
Kadin: LPI Sebuah Terobosan untuk Akselerasi Pembangunan Infrastruktur
Skema Penyaluran Dana Lembaga Pengelolaan Investasi untuk Pembangunan Infrastruktur
Lembaga Pembiayaan Investasi Lahir karena Keterbatasan Instrumen Pemerintah
Lewat Telepon, Jokowi Sukses Rayu Pangeran Abu Dhabi Suntik Rp140 Triliun ke LPI

Berita terkait: