Mudik Lebaran Dilarang, Komisi IX Usul Pemerintah Sediakan Kuota atau Wifi Gratis

Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena mengusulkan agar pemerintah memikirkan program yang bisa membuat masyarakat bisa bertahan dengan baik setelah mendapatkan larangan mudik lebaran di tahun ini.

“Kalau orang tidak pulang dan tidak beraktivitas normal di bulan Ramadan atau mungkin berkurang aktivitasnya, bagaimana membuat mereka juga tetap bisa bertahan untuk bisa melewati bulan Ramadan dan Idulfitri ini dengan baik,” kata Melki Laka Lena dalam Diskusi Dialektika Demokrasi bertema”Simalakama Mudik dan Dampak Ekonomi Rakyat”, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

“Katakanlah ada bantuan pulsa atau disediakan areal tertentu itu, dibikin Wifi agar orang bisa berkomunikasi secara baik dengan warga atau keluarga di daerahnya. Ini mesti dipikirkan dari sekarang,” tambahnya.

Intinya, lanjut politikus Golkar itu, pemerintah harus memikirkan nasib warga yang dilarang mudik. Segala sesuatunya dipersiapkan agar dimudahkan untuk berkomunikasi dengan keluarganya di tempat yang jauh.

BACA JUGA

Komisi IX Sebut BPOM Tak Dukung Pengembangan Vaksin Dalam Negeri

“Karena di situ orang bisa mengkonversi, menggantikan hubungan fisik itu dengan pola-pola tertentu. Artinya ada pola yang lain yang difasilitasi pemerintah,” tukasnya.

Melki Laka Lena juga mengusulkan agar pemerintah lebih aktif melakukan sosialisasi alasan dibalik larangan mudik tersebut. “Harus ada penjelasan dari berbagai pihak, terutama para tokoh-tokoh agama bahwa memang mudik itu tidak harus fisik,” imbuhnya.

Berita terkait: