Kota Semarang Bersiap Terima Vaksin

Kota Semarang menyiapkan tenaga medis dan paramedis untuk vaksinasi. Selain itu, menyiapkan logistik vaksin dan bahan penunjang lainnya.

“Kami juga membentuk Pokja KIPI (kejadian ikutan pascaimunisasi) tingkat kota dan menyiapkan RS rujukan bila terjadi KIPI,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam, Jumat (16/10/2020).

Kemudian, memberikan sosialisasi kepada FKTP dan FKTRL yang akan ditunjuk untuk Pos pemberian Vaksin Covid-19.

“Serta menyiapkan RS rujukan untuk pemberian imunisasi Covid yang punya penyakit komorbid dan menyiapkan ambulans di setiap pos untuk kegawatdaruratan,” ujarnya.

Saat ini, Kemkes sedang melatih petugas yang akan melakukan vaksinasi. Pihaknya mengirimkan petugas puskesmas dan pemegang program imunisasi Dinas kesehatan dalam pelatihan secara virtual.

Prioritas yang diberikan vaksin adalah semua kelompok rentan masyarakat mulai usia 18 hingga 59 tahun. Selain itu, tenaga kesehatan yang bekerja di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Serta kelompok prioritas yang ditetapkan berdasarkan kajian penyelidikan epidemiologi dan kebijakan operasional imunisasi Covid-19.

Dilihat dari jumlah pelanggaran protokol kesehatan, menurut Hakam, sudah berkurang di mana indikator didapatkan pada saat operasi yustisi didapatkan pelangar sudah berkurang.

Namun, penyebaran Covid-19 tidak begitu banyak berkurang, karena ditempat kasus kasus yang tinggi ada faktor lain selain 3M atau protokol kesehatan, dikarenakan mobilitas masyarakat dari dan keluar Semarang yang tinggi.

“Sehingga jalan keluarnya melakukan koordinasi lintas sektor dalam satuan tugas untuk dapat menekan mobilitas masyarakat dalam proses karantina mandiri,” tegas Hakam.

Berita terkait: