Klaim Pelecehan Ras Neymar Diproses LFP

Otoritas Sepakbola Prancis membuka investigasi atas klaim penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar da Silva Jr, bahwa ia mendapat pelecehan ras oleh bek Marseille, Alvaro Gonzalez, pada laga klasik Ligue 1 akhir pekan lalu.

Neymar mendapat kartu kaning kedua setelah kedua pemain ribut menjelang laga berakhir. Saat meninggalkan arena permainan, Neymar mendekati wasit keempat di pinggir lapangan bahwa ia mendapat pelecehan ras dari Alvaro.

Klaim itu diulanginya lagi dalam cuitannya di akun twitter setelah pertandingan. Neymar sendiri sudah disanksi tidak boleh bermain pada dua laga Ligue 1 akibat kartu merah yang didapatnya.

Namun Komite Disiplin Ligue de Football Professionnel (LFP), sebagaimana dikutip dari ESPN mengungkapkan bahwa mereka akan menyelidiki rekaman televisi pertandingan PSG versus Marseille Minggu (13/9/2020) lalu guna mencari tahu apa persis yang terjadi di antara kedua pemain.

Insiden pada laga klasik Ligue 1 itu membuat bek kiri PSG, Layvin Kurzama dihukum tidak boleh bermain pada enam pertandingan karena memukul jatuh pemain Marseille Jordan Amavi. Amavi sendiri juga dilarang bermain pada tiga pertandingan. Adapun Leandro Parades dijatuhi sanksi larangan bermain pada dua pertandingan dan penyerang Marseille Dario Benedetto tidak boleh bermain pada satu pertandingan.