Bank Kalsel fokus peningkatan kredit berkualitas

optimistis vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan pada kuartal I 2021 akan memberikan stimulus pada sektor layanan keuangan Banjarmasin – Pada 2021 Bank Kalsel bakal menerapkan beberapa strategi untuk menjaga pertumbuhan usaha bank milik pemerintah daerah tersebut agar berjalan dengan baik lain dengan fokus menyalurkan kredit yang berkualitas baik dan mengoptimalkan penagihan.

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabaruddin di Banjarmasin, Kamis, mengatakan pada 2021 ini pihaknya fokus pada tiga strategi yaitu optimalisasi pendapatan, sebagai upaya untuk dapat mempertahankan rentabilitas dalam tingkatan yang wajar.

Selanjutnya, efisiensi biaya, agar dapat meminimalkan semua pos-pos pengeluaran berdasarkan skala prioritas dan terakhir menjaga kualitas kredit, yakni berfokus pada kredit yang berkualitas baik dan mengoptimalkan penagihan.

Mendukung hal tersebut, tambah Agus, pihaknya menerapkan dua strategi yakni mengikuti perkembangan teknologi dan peningkatan kapasitas kompetensi pegawai.

Khusus pengembangan teknologi, difokuskan pada digitalisasi terhadap pelayanan bank, meliputi migrasi core banking , membangun big data, customer digital experience , pengembangan produk dan layanan diginat serta memperkuat kapabilitas digital.

Selain itu, juga mempersiapkan kompetensi pegawai dalam menghadapi tantangan industri perbankan ke depan sekaligus menyongsong era perbankan digital.

Agus menyampaikan, pada 2021 ini pertumbuhan ekonomi dan keuangan Kalsel akan lebih baik.

“Kami optimistis vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan pada kuartal I 2021 akan memberikan stimulus pada sektor layanan keuangan,” katanya.

Mengacu pada rencana bisnis bank (RBB) 2021, target Bank Kalsel tahun ini dapat mencapai pertumbuhan aset sebesar 8,41 persen, pertumbuhan kredit sebesar 6,50 persen, pertumbuhan laba sebesar 9,43 persen dan pertumbuhan modal inti sebesar 12,87 persen.

Disisi lain, komitmen Bank Kalsel untuk melaksanakan program transformasi BPD yang merupakan komitmen bersama OJK dan Asbanda masih terjaga dan saat ini telah memasuki tahap kedua, yaitu melakukan Growth Acceleration .

Pada tahap ini, fokus yang dilakukan adalah meningkatkan skala dan kinerja bisnis, pertumbuhan market share dan pemantapan corporate culture serta culture leadership.

Baca juga: Bank Kalsel gandeng BUMDes dorong pertumbuhan ekonomi pedesaan
Baca juga: Bank Kalsel dukung digitalisasi transaksi pasar tradisional Amuntai
Baca juga: Pemprov siap berikan tambahan modal untuk Bank Kalsel

Berita terkait: