Anies: Banjir Sudah Surut 100 Persen, Kegiatan Ekonomi Jakarta Normal

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan seluruh kegiatan perekonomian di Jakarta kembali normal. Setelah banjir pada Jumat-Sabtu, 18-19 Februari, merendam hampir sebagian ibu kota. Dia menegaskan, kondisi Jakarta hari ini dipastikan sudah tidak ada lagi genangan.

“Hari Senin dini hari jam 3 pagi tadi dipastikan 100 persen sudah surut. Jadi alhamdulillah hari Senin pagi seluruh kegiatan perekonomian kegiatan pemerintahan bisa berlangsung tanpa ada gangguan sedikit pun, akibat curah hujan ekstrem pada hari Sabtu yang lalu,” kata Anies, di Balai Kota, Senin (22/2).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, kondisi tersebut merupakan upaya positif yang dilakukan Pemprov DKI bersama seluruh jajaran terkait dalam penanganan banjir Jakarta 2021. Sebab menurutnya, dengan curah hujan intensitas ekstrem banjir di Jakarta telah surut dalam kurun 24 jam.

Anies menyampaikan, curah hujan di Jakarta pada Jumat-Sabtu kemarin mencapai 226 mm per hari. Angka ini melebih curah hujan di kota-kota penyangga Jakarta seperti Bekasi, Tangerang, dan Bogor, sebesar 150 mm lebih per hari.

Mengutip penjelasan dari situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geosifisika (BMKG) kategori curah hujan terbagi menjadi 4 jenis;

0 mm per hari: Berawan

0.5 – 20 mm per hari : Hujan ringan

20 – 50 mm per hari : Hujan sedang

50 – 100 mm per hari : Hujan lebat

100 – 150 mm per hari : Hujan sangat lebat

Di atas 150 mm per hari : Hujan ekstrem

“Persiapan kita sebelum memasuki musim hujan alhamdulillah menunjukan tanda tanda pelaksanaan yang baik curah hujan ekstrem dalam waktu 1 hari semuanya sudah bisa tertangani dengan baik,” kata Anies.

Berita terkait: