Anggoro Akan Digitalisasi Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyatakan akan mendigitalisasi jaminan sosial yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan agar pengelolaannya makin efektif dan efisien. Langkah itu ditempuh untuk menjawab tiga tantangan mendasar yang dihadapi BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan juga akan melakukan digitalisasi jaminan sosial dalam menghadapi tiga tantangan utama,” kata Anggoro usai dilantik sebagai Dirut BPJS Ketenagakerjaan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2/2021).

Adapun jajaran direksi BPJS Ketenagakerjaan lainnya yang dilantik adalah Abdur Rahman Irsyadi, Asep Rahmat Swandha, Edwin Michael Ridwan, Pramudya Iriawan Buntoro, Roswita Nilakurnia, dan Zainuddin.

BACA JUGA

Dilantik Jadi Dirut BPJamsostek, Ini Janji Anggoro Eko Cahyo

Sementara itu, Muhammad Zuhri juga dilantik sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dari unsur pemerintah, Kushari Suprianto sebagai anggota dari unsur pemerintah, Yayat Syariful Hidayat (Anggota – Pekerja), Agung Nugroho (Anggota-Pekerja), Subchan Gatot (Anggota-Pemberi Kerja), Muhamad Adya Warman (Anggota- Pemberi Kerja), dan Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji (Anggota-Tokoh Masyarakat).

Anggoro mengatakan, tiga tantangan yang kini dihadapi BPJS Ketenagakerjaan, adalah pertama peningkatan cakupan peserta. Kedua adalah peningkatan layanan dan manfaat bagi pekerja. Dan, yang ketiga adalah optimalisasi dari investasi dana karena itu semua akan balik kepada peserta.

Ia juga berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, menerapkan tata kelola yang baik, dan selalu berinovasi.

“Hari ini, Direksi BPJS ketenagakerjaan diberikan amanah oleh Bapak Presiden untuk mengelola dana yang besar. Tentu saja, bentuk amanah yang akan kami lakukan adalah menjalankan tugas ini dengan integritas yang tinggi, dengan tata kelola yang baik, dan tentu saja harus tetap inovatif,” ujarnya.

BACA JUGA

Presiden Tunjuk Dewas dan Direksi Baru BPJamsostek

Mantan Wakil Direktur Utama BNI ini berjanji untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami akan memperbaiki kolaborasi dengan kementerian dan lembaga, karena kami tidak bisa bekerja sendiri tentu kami harus menjalankan komunikasi yang baik dan koordinasi yang baik, juga di internal dengan dewan pengawas,” kata Anggoro.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Muhammad Zuhri menyatakan akan selalu memberikan yang terbaik bagi BPJS Ketenagakerjaan, khususnya terkait kesejahteraan pekerja. “Oleh karena itu, pekerjaan kedepan saya kira ini pekerjaan yang berat yang perlu kita pikul bersama,” ujarnya.

Dikatakan, dalam usaha memajukan BPJS Ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan siap bekerja sama dengan jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus meminta dukungan dari seluruh masyarakat terutama para pekerja.

Berita terkait: