25 Sekolah di Jakarta Selatan Uji Coba Pembelajaraan Tatap Muka

Sebanyak 25 sekolah di Jakarta Selatan, memulai uji coba pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19, Rabu (7/4/2021). Protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 diterapkan secara ketat di lingkungan sekolah.

Plt Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji bersama Kasudin Pendidikan Wilayah 2 Jaksel Abdul Rachem, dan pejabat Pemkot Jaksel lainnya, meninjau kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka di SMKN 15 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Hari ini adalah hari pertama piloting pembelajaran tatap muka, di mana Jakarta Selatan terdapat 25 sekolah yang hari ini memulai pembelajaran tatap muka,” ujar Isnawa.

Dikatakan Isnawa, SMKN 15 Jakarta Selatan menjadwalkan 112 siswa dari 468 siswa mengikuti pembelajaran tatap muka hari ini. Namun, ada tujuh siswa yang tidak bisa hadir.

BACA JUGA

Ini Daftar 85 Sekolah Tatap Muka dengan Sistem Pembelajaran Campuran di Jakarta

“Kebanyakan dari tujuh itu karena sakit, baik yang bersangkutan kurang sehat atau ada kelurganya yang sedang sakit. Jadi setelah berkonsultasi dengan wali kelas tidak disarankan untuk sekolah. Karena sekali lagi kita betul-betul ketat menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Isnawa berpesan, kepada kepala sekolah dan guru agar terus mengingatkan anak muridnya untuk menjalankan protokol kesehatan baik di sekolah maupun di luar.

“Kelas-kelasnya juga harus tetap steril, saya minta nanti sekolah melakukan penyemprotan ke meja-meja, ke kursi, ke semua benda-benda yang mungkin sebagai medium anak sekolah pada saat kegiatan belajar mengajar. Alhamdulillah protokol kesehatan bagus berjalan dengan baik, dan kami berharap kasus Covid-19 di Jakarta Selatan makin turun, makin landai dan kegiatan tatap muka pembelajaran bisa terus berlangsung,” tandasnya.

Pada proses kegiatan pembelajaran tatap muka, SMKN 15 Jakarta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tiap guru, staf, dan siswa yang datang ke sekolah akan diperiksa atau cek suhu terlebih dulu, kemudian diminta mencuci tangan yang berada di depan maupun lorong kelas. Termasuk, wajib menggunakan masker serta jaga jarak.

Berita terkait: