2021, Hutama Karya Incar Kontrak Baru Rp 20,59 T

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) tahun 2021 ini memproyeksikan kontrak baru hingga Rp 20,59 triliun dengan mengincar proyek-proyek strategis nasional pemerintah khususnya pada proyek bendungan , infrastruktur jalan, dan engineering, procurement, and construction (EPC) yang menjadi andalan perseroan.

“Tahun ini perusahaan juga akan fokus pada optimalisasi anak perusahaan mulai dari PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), PT Hakaaston (HKA), dan PT HK Realtindo (HKR),” kata EVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero) Tjahjo Purnomo dalam keterangan resminya, Rabu (7/4/2021).

Tak hanya itu, Tjahjo menambahkan bahwa perseroan juga secara perlahan-lahan telah menerapkan teknologi konstruksi terkini dan digitalisasi pada proses bisnis di seluruh unit bisnisnya.

BACA JUGA

Hutama Karya Rombak Jajaran Manajemen

Dari sisi engineering , misalnya, emiten BUMN Karya ini telah menggunakan Autodesk BIM 360 yang mampu mengendalikan proyek bangunan sejak fase awal dan mengomunikasikan desain yang dimaksud secara efektif.

Sedangkan dari sisi supply chain management , Hutama Karya menggunakan aplikasi berbasis System Application and Product in Data Processing (SAP) untuk memantau hingga memproses tagihan yang masuk dari berbagai rekanan perusahaan, termasuk menjalankan proses bisnis berbasis Enterprise Resource Plannig (ERP).

Meski saat ini dilanda situasi pandemi Covid-19, Tjahjo memastikan bahwa perusahaan tetap mampu menggarap beberapa proyek strategis penting di Indonesia dengan prosedur dan penerapan protokol kesehatan ketat.

Bahkan beberapa proyek berhasil didapatkan di tengah pandemi di antaranya Proyek Irigasi Rentang, Chevron TTM (Tahap I), Dermaga Semarang Peldam, Interchange Margabumi, Bandara Internasional Lombok Lanjutan, Tanggap Darurat Sungai Radda dan Sungai Rongkong, Tanggap Darurat Jalan dan Jembatan Bailey, dan Bendungan Bintang Bano Lanjutan.

BACA JUGA

Ini Manfaat Pembentukan LPI bagi BUMN Pengelola Tol

Selain itu, proyek lain yang juga didapat di tengah situasi Pandemi Covid-19 yaitu RS Pendidikan Hasanudin, Politeknik STAN, Rumah Sakit Kupang, Jargas Musirawas, dan Dermaga TBBM Tanjung Batu, hingga Pengembangan Kawasan Lumbung Pangan Baru atau Food Estate yang berlokasi di Kalimantan Tengah.

Kemudian pada awal Maret 2021, Hutama Karya baru saja mendapatkan kontrak pembangunan sisi timur kawasan Sirkuit Moto GP Mandalika di Nusa Tenggara Barat. Kehadiran proyek tersebut akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan mempersiapkan normalisasi pariwisata setelah penuntasan proses vaksinasi Indonesia serta sebagai langkah baik untuk mengawali usia Hutama Karya yang mencapai 60 tahun.

Berita terkait: