Published On: Jum, Jul 12th, 2019

INDO RDB BERHASIL DAMAIKAN DUA SUKU, DITANDAI DENGAN PENYERAHAN DUA PUCUK SENJATA

Share This
Tags

KONGO, IJN.CO.ID – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de LOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo (MONUSCO) Kolonel Inf Dwi Sasongko didampingi perwira staf, kembali menerima Tim Long Range Mission (LRM) Nyunzu yang dipimpin oleh Kapten Inf Agung Sedayu. Penerimaan tim LRM dilaksanakan di Lapangan Soedirman dan ditandai dengan penyerahan dua pucuk senjata jenis AK-47 yang diperoleh saat melaksanakan LRM di Desa Kalamba, wilayah Nyunzu teritori, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Rabu (10/7/2019).
Saat menerima tim LRM Dansatgas RDB Monusco Kolonel Inf Dwi Sasongko mengatakan bahwa, keberhasilan tim LRM mendapatkan dua pucuk senjata jenis AK-47 merupakan kepercayaan dari Ex-Combatan kepada Satgas Indo RDB dan bekerja sama dengan tokoh adat baik itu Suku Twa dan Suku Bantu di wilayah Nyunzu teritori. 

LRM ke wilayah Nyunzu berawal dari informasi tentang adanya rencana penyerangan Suku Twa kepada Suku Bantu di Desa Kalamba. Dengan adanya kecepatan gerak tim LRM dari Kalemie ke Nyunzu teritori yang berjarak 295 Km tersebut, akhirnya bentrokan dua suku dapat dieliminir dan dimediasi sehingga berakhir dengan perjanjian damai. Setelah kedua kelompok yaitu Suku Twa dan Suku Bantu sepakat untuk damai, selanjutnya dilaksanakan penyerahan senjata di Desa Milenda Kazadi. Langkah tersebut diambil agar tidak terjadi konflik bersenjata di wilayah Desa Kalamba.

Keberhasilan Satgas Indo RDB dalam memediasi dan mendamaikan kedua suku tersebut merupakan bentuk dari mandat yang diberikan oleh PBB yaitu Protection of Civilian (POC) atau perlindungan warga sipil.
Dalam misinya, LRM  yang memakan waktu tiga hari tersebut, Satgas Indo RDB juga menggelar kegiatan Civil and Military Coordination (Cimic) yang meliputi pelayanan kesehatan gratis, psikologi sosial, dan perpustakaan mini. Selain kegiatan sosial tersebut tim LRM juga mengadakan pertemuan dengan kepala suku maupun tokoh adat setempat. Hingga saat ini memasuki bulan ke delapan dalam misi PBB di Republik Demokratik Kongo, Satgas Indo RDB XXXIX-A Monusco, telah berhasil mengumpulkan sebanyak 29 pucuk senjata yang terdiri dari 2 pucuk Machine Gun, 23 pucuk AK-47, 2 pucuk RPG, 2 pucuk Arquebus dan 1 buah granat tangan Monusco. (Fidel)