Published On: Kam, Jan 11th, 2018

Lurah di Jakbar Diminta Aktif Sosialisasikan Bank Sampah

Share This
Tags
(foto:johan/IJN)

(foto:johan/IJN)

JAKARTA,IJN.CO.ID – Seluruh lurah di Jakarta Barat diminta untuk aktif menyosialisasikan pembuatan bank sampah unit (BSU) di wilayahnya masing masing. Hal itu dalam upaya mengejar target perolehan piala Adipura.

“Dalam apel Senin pagi, Pak Walikota kembali meminta untuk memperbanyak bank sampah. Minimal setiap RW memiliki satu bank sampah,” ujar Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat, Eldi Andi, Rabu (10/1).

Diungkapkan, hingga kini jumlah BSU yang telah beroperasi di 56 kelurahan dan delapan kecamatan se Jakarta Barat sudah tercatat sebanyak 332 BSU.

Menurut Eldi Andi, jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di lima wilayah kota se DKI. Namun menurutnya, jumlah bank sampah itu dianggap masih kurang bila mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 157 tahun 2016 tentang pembinaan dan pengembang bank sampah. Di mana, setiap RW harus memiliki satu bank sampah.

Lebih lanjut dikatakan, Pemkot Jakarta Barat terus akan menyosialisasikan pembuatan BSU di lingkungan masyarakat. “Kita banyak upaya yang dilakukan, misalnya pembuatan sampah di tiap sekolah, puskesmas atau lainnya.

Kalau satu sekolah memiliki bank sampah, berarti sekolah yang berada pada satu kawasan itu telah memiliki bank sampah. Bila ini digalakan terus, tidak menutup kemungkinan setiap lingkungan RW memiliki bank sampah,” ujarnya.

Pembuatan bank sampah di tiap lingkungan sekolah juga dalam rangka melaksanakan peraturan daerah nomor 3 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah, khususnya sampah an-organik di lingkungan masyarakat dan sekolah.

“Untuk itu perlu upaya sosialisasi pembinaan serta pengembangan bank sampah di lingkungan masyarakat dan sekolah agar sampah anorganik dapat berdaya guna dan digunakan kembali bagi masyarakat,” ujar Eldi Andi. (Johan)