Shin Tae-Yong Akan Seleksi Bertahap Materi Pemain Timnas U-19

 

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan tak mau berpolemik materi pemain Timnas U-19 Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Dunia U-20 2021 bukan merupakan pilihan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong. Dia hanya menjelaskan masalah proses seleksi dari 46 pemain Timnas U-19 Indonesia yang sudah disiapkan PSSI untuk mengikuti trainning camp (TC).

“PSSI sudah memanggil 46 pemain yang kini sudah berada di Hotel Fairmont Jakarta, untuk mengikuti TC Timnas U-19 Indonesia yang akan dipersiapkan menuju Piala Dunia U-20 2021. Mereka nantinya akan diseleksi Shin Tae Yong yang secara bertahap,” kata M. Iriawan saat ditanyakan masalah materi pemain yang bukan merupakan pilihan Shin Tae Yong usai menandatangani nota kesepakatan (MoU) dana pelatnas Timnas U-19 sebesar Rp 50,6 miliar di Wisma Kempora Jakarta, Senin (27/7/2020).

Bukan hanya soal materi pemain yang bukan pilihan Shin Tae Yong, M. Iriawan yang akrab dipanggil Iwan Bule juga tidak menjawab saat ditanyakan apakah pelatih yang meloloskan Timnas Korea Selatan di Piala Rusia 2018 akan diberikan kesempatan memilih pemain dari kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang akan digulirkan Oktober mendatang. Dia hanya menjelaskan dirinya akan menjadi Manajer Timnas U-19 sehingga bisa langsung mengawasi persiapan skuat Garuda Muda.

Dalam acara MoU itu, Iwan Bule juga menyebutkan mengenai rencana TC Timnas U 19 di Lapangan Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta yang akan dimulai 1 Agutus 2020. Begitu juga dengan trainning camp atau try out yang belum pasti di Korea Selatan karena melihat situasi dan kondisi dahulu.

“Kita masih mencari alternatif tempat TC jika di Korea Selatan tidak bisa menerima langsung pemain dan mewajibkan karantina selama 14 hari,” kata Iwan Bule yang menargetkan Timnas U-19 Indonesia lolos ke 18 Besar Piala Dunia U-20 2021.

Diakui masyarakat Indonesia sangat berharap Timnas U-19 Indonesia akan mampu meraih prestasi terbaik apalagi Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 2021. Kerinduan masyarakat Indonesia terhadap prestasi sepakbola Indonesia sangat besar. Jadi, PSSI harus bisa memberikan yang terbaik.

Menpora Zainudin Amali menyatakan Kempora menyetujui anggaran Rp 50,6 miliar dari yang diajukan PSSI senilai Rp69 miliar untuk 46 atlet, 7 pelatih dan 8 tenaga pendukung. Adapun dana pelatnas itu diperuntukan diantaranya honorarium, suplemen, akomodasi dan konsumsi, pemusatan latihan ke luar negeri serta try out .

“Ini (PSSI) cabor yang selama ini tidak pernah meminta bantuan kepada pemerintah, tetapi sekarang kewajiban pemerintah untuk membiayai Timnas U-19 yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 tahun 2021 nanti,” kata Zainudin.

Menpora juga menyampaikan dalam melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan cabang olahraga selalu dilakukan dengan terbuka. Semua penandatangan kerjasama dengan cabor dilakukan terbuka, supaya publik tahu cabor itu mengajukan apa dan pemerintah setujui apa saja persyaratannya.

“Review dana pelatnas timas U-19 memang memakan waktu cukup panjang. Kami lakukan secara transparan dan akuntabel untuk kebutuhan timnas kita ini. Semoga dengan MoU ini dapat membantu persiapan timnas kita yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 tahun depan,” tutup Menpora.

Berita terkait: