Selain Harus Pakai Baju Lengan Panjang, Ini Ketentuan Lain Naik KRL

PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) telah mengeluarkan ketentuan baru terkait syarat menggunakan kereta rel listrik (KRL). Salah satunya adalah memakai baju lengan panjang atau jaket. Berikut beberapa ketentuan lain dalam menggunakan KRL. 

A-Z Aturan KRL Jabodetabek
Sebelum Pandemi:

-Mengatur larangan makan dan minum di dalam KRL.

Setelah Pandemi:

-Pengguna KRL wajib mengenakan lengan panjang atau jaket saat naik KRL. Kebijakan ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 14 Tahun 2020.

-Area wajib mengenakan masker, pengecekan suhu tubuh hingga menjaga jarak fisik saat menunggu di peron dan di dalam KRL.

-Barang bawaan hanya diperbolehkan pada pemberangkatan pertama dan pukul 10.00-14.00 WIB dengan ukuran maksimal 100x40x30 cm, terkecuali dengan sepeda lipat dengan dimensi tersebut, tidak ada batas waktu.

-Anak balita dilarang naik KRL, sedangkan lansia 60 tahun ke atas hanya diperkenankan naik KRL pukul 10.00-14.00 WIB.

-Dilarang menerima telepon dan berbicara di dalam KRL.

-Untuk menghindari transaksi tunai dan antrean di loket serta vending machine , PT KCI mengimbau pengguna KRL gunakan Kartu Multi Trip (KMT) atau uang elektronik lainnya (e-Money, Tap cash, Flazz, Brizzi, LinkAja).

-Stasiun khusus Kartu Multi Trip yakni Stasiun Bogor, Cilebut dan Cikarang, setiap hari Senin.

– Sebanyak 65 persen pengguna KRL sudah menggunakan KMT.

– Pengguna KRL senantiasa mengikuti arahan petugas dan mematuhi marka physical distancing atau menjaga jarak.

-Petugas melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin setiap hari di stasiun maupun dalam KRL.

-Disarankan menggunakan pelindung wajah ( face shield ).

Berita terkait: