Riset: Ada Pandemi, Produk Fesyen Terbanyak Dibeli Melalui E-Commerce di Kuartal III

Hasil riset MarkPlus, Inc., terkait kompetisi e-commerce Indonesia di masa pandemi covid-19, mencatat produk yang paling banyak dibeli oleh konsumen selama kuartal III 2020 adalah pakaian atau fashion. Di mana, pembelian pakaian di Shopee terbanyak sebesar 59 persen, Tokopedia 33 persen, Bukalapak 26 persen, Lazada 40 persen, JD.ID 31 persen, dan Blibli 28 persen.

Head of High Tech, Property & Consumer Goods Industry MarkPlus, Inc., Rhesa Dwi Prabowo, mengatakan untuk produk perawatan dan kecantikan di Shopee sebesar 54 persen, Tokopedia 29 persen, Bukalapak 25 persen, Lazada 34 persen, JD.ID 36 persen, dan Blibli 29 persen.

Sementara, untuk produk digital di Shopee sebesar 54 persen, Tokopedia 51 persen, Bukalapak 50 persen, Lazada 24 persen, JD.ID 41 persen, dan Blibli 35 persen.

“Untuk produk Aksesoris Fashion seperti tas, sepatu, jam, dan lainnya di Shopee sebesar 48 persen, Tokopedia 30 persen, Bukalapak 30 persen, Lazada 42 persen, JD.ID 33 persen, dan Blibli 28 persen,” kata Rhesa dalam konferensi pers Riset E-Commerce MarkPlus, Inc. Kuartal III, Kamis (17/9).

Rhesa menambahkan terkait aktivitas kampanye di kuartal III juga berkorelasi erat dengan promosi dari tiap e-commerce mulai dari potongan harga, cashback, sampai gratis ongkir.

Dalam kategori aktivitas kampanye ini, Shopee 9.9 Super Shopping Day 95 persen menjadi kampanye paling dikenal masyarakat Indonesia, di atas kampanye Waktu Indonesia Belanja Tokopedia 71 persen, Lazada 9.9 Big Sale 64 persen, JD.id 99 9REAT SALE 24 persen, Blibli Belanja Seru 22 persen, serta Bukalapak Borong Ekstra dan Bazar Heboh 20 persen.

Selanjutnya

Menurut Rhesa, berbagai penawaran dan kenyamanan pengalaman berbelanja online yang ditawarkan mempengaruhi keputusan penggunaan dan kesetiaan masyarakat Indonesia dalam memilih destinasi belanja online ke depannya.

Pilihan masyarakat Indonesia jatuh kepada Shopee 77 persen, diikuti Tokopedia 64 persen, Lazada 40 persen, Bukalapak 32 persen, JD.id 27 persen, serta Blibli 23 persen. “Kami melihat inisiatif seperti kolaborasi serta penawaran yang atraktif untuk mendorong roda ekonomi dapat mendukung pemenuhan kehidupan masyarakat di tengah kondisi pandemi selama kuartal ketiga,” ujarnya.

Demikian dengan adanya alternatif dan solusi yang ditawarkan oleh para brand e-commerce, dirinya yakin penggunaan e-commerce di masa yang akan datang, yakni kuartal empat tahun ini, akan semakin tinggi.

Total responden dalam riset sebanyak 500 responden. Survei dilakukan di beberapa kota besar di Indonesia dengan tingkat penetrasi internet yang tinggi.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Riset: Shopee Terbanyak Digunakan Sepanjang Juli-September 2020
Amazon Tengah Membuka 100.000 Lebih Lowongan Kerja, Tertarik?
Hypermart Hadir di Shopee Diharapkan Genjot Konsumsi Masyarakat
Hypermart Beri Diskon Hingga 50 Persen untuk Pembelian Melalui Shopee

Baca Selanjutnya: Selanjutnya…

Halaman

  • 1
  • 2