NBA Berencana Memainkan 8 Tim yang Tersisih

Asosiasi Bolabasket AS (NBA) berencana membuat sebuah kompetisi mini bagi delapan tim yang tak diundang berkompetisi di Orlando untuk menyelesaikan musim 2019/2020.

ESPN pada Kamis (2/7/2020) waktu AS melaporkan, kedelapan tim tersisih ini bisa tampil di Chicago.

Sedangkan 22 tim lainnya, terdiri dari 16 tim posisi play-off dengan enam tim yang berpeluang menembus babak play-off akan melanjutkan sisa kompetisi NBA yang berhenti karena pandemi Covid-19.

Sebelum adanya rencana ini, delapan tim yang tersisih tak akan melakukan aksi apapun sejak 11 Maret 2020 lalu hingga awal Desember saat musim kompetisi baru direncanakan dimulai.

Dengan rencana Chicago ini, delapan tim tersisih yakni, Charlotte Hornets, Chicago Bulls, New York Knicks, Detroit Pistons, Atlanta Hawks, Minnesota Timberwolves, Cleveland Cavaliers dan Golden State Warriors bisa saling bertemu di Chicago pada September mendatang, mirip liga musim panas.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pemain NBA (NBPA) dan Komisoner NBA Adam Silver menginginkan rencana Chicago ini mengikuti protokol yang sama dengan lanjutan kompetisi di Orlando. Di mana para pemain dan staf menjalani karantina dengan melakukan tes Covid-19.

Dari delapan tim yang tersisih, sebanyak tujuh tim dilaporkan menjalani diskusi mengenai rencana Chicago tersebut. Hanya New York Knicks yang absen.

Knicks dilaporkan menginginkan kompetisi mini ini digelar di kandang mereka. Demikian dilaporkan the New York Post .

Pelatih Detroit Pistons, Dwane Casey lebih menginginkan tim tersisih menjalani kamp mini secara terpisah, dibandingkan melakukan pemusatan seperti tim-tim yang akan berlaga di Florida akhir Juli nanti.

“Kami lebih baik menjalani kamp latihan sendiri, karena kami berbeda dengan mereka yang berkompetisi seperti di Orlando. Kami tak bremain untuk alasan yang sama dengan mereka di Florida,” jelas Casey.

“Kami tak mengingkan pemain tidak melakukan apapun dari 11 Maret hingga Desember mendatang. Itu sangat menyakitkan untuk karier mereka. Namun kami juga menginginkan faktor kesehatan untuk pemain dan staf,” lanjut Casey.

Sementara itu General Manager Golden State Warriors Bob Myers menyatakan mendukung supaya pemainnya bisa kembali tampil. “Namun kami masih menunggu kepastian rencana ini berjalan, supaya kami bisa meneruskannya ke pemain. Tapi yang utama kami ingin keseimbangan antara keamanan dan kesehatan pemain,” jelasnya.