Minim Penumpang, Stasiun Tangerang Tak Jadi Prioritas Bus Gratis

Rencana pemerintah menyediakan bus gratis guna mengurai kepadatan penumpang KRL Jabodetabek tidak berlaku di jalur Stasiun Tangerang – Duri. Hal itu lantaran jumlah penumpang di jalur KRL Tangerang tak sebanyak rute Bogor dan Bekasi.

“Kita bersyukurlah di Tangerang tidak ada pengendapan penumpang KRL, karena demand (permintaan) penumpang tak sebesar rute Bogor atau Bekasi,” kata Kepala dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar saat dihubungi , Minggu (19/7/2020).

Baca juga:  BPTJ Bantah Peminat Bus Gratis di Stasiun Minim

Menurut dia, kondisi di Stasiun Tangerang relatif kondusif meski tanpa bantuan bus gratis. Selain itu, alternatif transportasi tujuan Jakarta dari Tangerang cukup banyak.

Meski demikian, Dinas Perhubungan Kota Tangerang tetap melakukan evaluasi terhadap jumlah penumpang kereta. “Setiap Senin ke Senin kita evaluasi, karena biasanya penumpang membludak setiap Senin. Berdasarkan evaluasi, aman dan relatif tidak menimbulkan kerumunan,” tambahnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B. Pramesti mengungkapkan bahwa bus gratis tujuan Jakarta yang disiapkan di Tangerang hampir tak termanfaatkan karena tidak terjadi penumpukan penumpang KRL. Oleh karena itu, ke depan tidak disiapkan layanan bus gratis di Tangerang.

“Ada perbedaan karakteristik antara Tangerang dan Bogor, Tangerang-Jakarta relatif lebih dekat dan sudah cukup banyak angkutan JR Connection sehingga masyarakat punya alternatif lain. Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada karena wabah Covid-19 sebenarnya masih berlangsung,” tandasnya.

Sebelumnya PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) bersama BPTJ dibantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah daerah yang dilayani KRL Jabodetabek menyatakan akan menyediakan 125 bus gratis dari rute Bogor dan Cikarang guna mengurai kepadatan penumpang mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Berita terkait: