Komplotan Pembobolan Rumah Kosong Dibekuk Polres Kota Bandara Soetta

Jajaran Polres Kota Bandara Soekarno Hatta berhasil mengungkap sindikat pembobol rumah dan proyek kosong yang kali ini menyasar gedung baru Markas Komando (Mako) Polresta Bandara Soetta. Sindikat ini ditangkap lantaran sudah beberapa kali menyasar rumah atau gedung kosong di berbagai tempat.

“Mereka sudah sembilan kali melakukan pencurian di gedung kosong. Saat ke 10 kali mereka tertangkap. Terakhir itu mereka melakukan pencurian di proyek gedung baru Polresta Bandara Soetta yang saat ini masih dalam tahap pembangunan,” ungkap Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media, Rabu (22/7/2020).

Modus operandi mereka diungkapkan kapolres adalah melakukan pembobolan bangunan Mako Polres yang 95 persen jadi dan kurang pengawasannya. Aksi mereka dilakukan pada 29 Juni sekitar pukul 15.30 WI.

“Supervisor mendapati beberapa keran dan shower di lantai 1 dan 2 proyek pembangunan gedung Mako Polres Bandara Soekarno-Hatta hilang. Setelah diamati di CCTV dan penyelidikan lebih lanjut akhirnya kami mengamankan 7 orang yakni NN, RJ, MT, RM, SS, S, dan Y yang diamankan ditempat berbeda,” lanjutnya.

Komplotan ini beraksi pada rumah dan bangunan kosong, terutama bangunan yang tengah dalam proses pembangunan di beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Bekasi, Bogor, Jakarta Utara dan juga Tangerang termasuk di wilayah Bandara Soetta.

“Mereka ini pemain lama yang beraksi sejak 2015. Peran mereka lengkap ada yang melakukan aksi, penyedia kendaraan hingga penadah. Dimana untuk yang di Mako Polres Bandara sendiri kerugiannya senilai Rp 20 juta,” tandasnya.

Atas perbuatan para tersangka, mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana terkait Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Berita terkait: