Jumlah Kabupaten/Kota Zona Merah Covid-19 Meningkat Jadi 10,31 %

– Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan dalam satu pekan jumlah kabupaten/kotamadya yang berada di zona risiko tinggi Covid-19 atau zona merah dan oranye meningkat.

Bila pada pekan lalu, jumlah kabupaten/kota yang berada di zona merah ada 6,81 persen, maka pekan ini meningkat menjadi 10,31 persen. Begitu pula dengan zona oranye meningkat menjadi 35,99 persen dari pekan lalu hanya 32,8 persen.

“Perubahan zonasi ini, kalau kita lihat jumlah zona merah dari 35 menjadi 53 kabupaten/kota. Sedangkan zona oranye dari 169 menjadi 185 kabupaten/kota. Ini bukan kabar yang menggembirakan. Perlu menjadi perhatian kita bersama,” kata Wiku Adisasmito dalam keterangan persnya secara virtual melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (27/7/2020).

Dijelaskannya, dari 53 kabupaten/kota yang zona merah, ada provinsi yang memiliki satu kota zona merah yaitu Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Bali.

Ia meminta agar pemerintah provinsi (pemprov) dapat membantu pemerintah daerah (pemda) setempat untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di kota-kota tersebut. Sehingga satu kota di masing-masing provinsi tersebut bisa bersih dari zona merah.

“Contoh Sulawesi Selatan, Kota Makassar sudah oranye, jadi tinggal Kota Palopo saja. Sedangkan provinsi lain, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, NTB, Kalteng, Kalsel Jatim, Jateng, Gorontalo dan Jakarta punya zona merah cukup banyak dan butuh dipulihkan. Lebih baik kerja sama bahu membahu dengan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan,” terang Wiku Adisasmito.

Bahkan, lanjutnya, ada 14 kabupaten/kota yang tidak mengalami perubahan selama tiga pekan berturut-turut, tetapi berada di zona merah. Karena itu, ia mengimbau masyarakat bersama pemda agar lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan, sehingga kondisinya bisa membaik.

“Contoh di DKI Jakarta ada Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, Jawa Tengah ada Kota Semarang, Jawa Timur ada Kota Gresik dan Surabaya. Lalu Kalimantan Selatan ada Banjar, Banjarbaru, Banjarmasin, Tabalong, Tanah Laut, ada lima yang tiga minggu berturut-turut di zona merah. Kemudian NTB ada Kota Mataram, Papua ada Kota Jayapura, Sumatera Utara ada Medan Deli Serdang,” papar Wiku Adisasmito.

Berita terkait: