Indonesia Nyatakan Keprihatinan atas Situasi di Myanmar

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan keprihatinan atas situasi dan kondisi yang terjadi di Myanmar.

Pernyataan Kemlu tersebut disampaikan lewat laman resmi kementerian Minggu (28/2). Dikatakan, Indonesia sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan di Myanmar yang telah mengakibatkan korban jiwa dan korban luka-luka.

“Ucapan duka cita dan bela sungkawa yang mendalam kepada korban dan keluarganya,” bunyi pernyataan Kemlu.

Lebih jauh, Indonesia menyerukan agar aparat keamanan Myanmar tidak menggunakan kekerasan dan menahan diri guna menghindari lebih banyak korban jatuh serta mencegah situasi tidak semakin memburuk.

BACA JUGA

Meskipun Dipecat, Dubes Myanmar Akan Terus Berjuang

Seperti laporan AP, Kamis (25/2), bentrokan di Myanmar sudah mengarah ke konflik horisontal masyarakat sipil. Para pendukung junta militer Myanmar menyerang orang-orang yang memprotes pemerintah militer yang mengambil alih kekuasaan melalui kudeta. Mereka menggunakan ketapel, tongkat besi, dan pisau untuk melukai beberapa demonstran.

Kamis (25/2), ketegangan meningkat di jalan-jalan antara pengunjuk rasa anti-kudeta dan pendukung militer. Foto dan video yang diposting di media sosial menunjukkan kelompok-kelompok menyerang orang-orang di pusat kota Yangon, sementara polisi hanya berdiri tanpa campur tangan.

Berita terkait: