Dua Ruas Tol JORR II Ditargetkan Fungsional Jelang Libur Natal 2020

PT Jasa Marga (Persero) Tbk optimistis sebagian dua ruas jalan tol yang masuk jaringan Jalan Tol JORR II yakni Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan beroperasi fungsional jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Kedua jalan tol tersebut dikelola kelompok usaha Jasa Marga yakni PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) mengelola Jalan Tol Serpong-Cinere, sedangkan PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) mengelola Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.

“Kedua jalan tol tersebut siap mendukung pelayanan libur panjang Nataru tahun ini dengan beroperasi fungsional secara bertahap,” kata Komisaris Utama Jasa Marga Yuswanda Arsyad Temenggung dalam kunjungan kerjanya pada Kamis (15/10/2020).

Yuswanda berharap, target penyelesaian ini bisa tercapai. Sehingga dengan tersambungnya total tiga ruas jalan tol Jasa Marga di jaringan JORR II akan mengurangi potensi kepadatan terutama di Jalan Tol JORR eksisting.

“Saya lihat beberapa titik krusial sepanjang Cinere sampai Cengkareng terkait masalah pembebasan tanah. Namun, dari penjelasan Direktur Utama PT CSJ dan PT JKC, saya kira kedua ruas tol bisa selesai sampai akhir tahun ini. Sehingga akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa serta meningkatkan perekonomian di Jakarta dan sekitarnya,” papar Yuswanda.

BACA JUGA

Dua Ruas Tol JORR II Ditargetkan Fungsional Akhir 2020

Sementara Direktur Utama PT CSJ Ayu Widya Kiswari menjelaskan progres pembebasan lahan Jalan Tol Serpong-Cinere sepanjang 10,14 km secara keseluruhan hingga Selasa (13/10/2020) telah mencapai 96 persen, sedangkan konstruksinya 87,31 persen. Jalan tol ini terdiri dari dua Seksi, yakni Seksi 1 Serpong-Pamulang (6,59 km) dan Seksi 2 Pamulang-Cinere (3,55 km).

“Kami menargetkan Seksi 1 Serpong-Pamulang beroperasi fungsional pada Desember 2020. Seksi 2 Pamulang-Cinere target fungsional Januari 2021 dengan catatan seluruh lahan prioritas bisa dibebaskan. Ketika beroperasi penuh, Jalan Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere,” ujar Ayu.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT JKC Agung Widodo juga mengatakan progres pembebasan lahan dan konstruksi Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran telah mencapai di atas 90 persen. Sejalan dengan Jalan Tol Serpong-Cinere, Agung berharap, sebagian jalan tol bisa dilalui fungsional pada periode libur Nataru tahun ini.

“Sampai saat ini, secara keseluruhan pembebasan lahan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran mencapai 92 persen. Sedangkan konstruksinya mencapai sekitar 91 persen. Kami harap sisa pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi yang kurang dari 10 persen ini bisa selesai di akhir tahun,” ungkapnya.

Lebih jauh, Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 Km terbagi 4 seksi yaitu Seksi 1 Simpang Susun Kunciran-Underpass Tirtayasa (2,04 Km), Seksi 2 Underpass Tirtayasa-Underpass Benteng Betawi (3,52 Km), Seksi 3 Underpass Benteng Betawi-Underpass Husein Sastranegara (6,57 Km), dan Seksi 4 Underpass Husein Sastranegara-Simpang Susun Benda (2,06 Km).

Saat beroperasi penuh, Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan tersambung dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah beroperasi dan dikelola anak usaha Jasa Marga, PT Marga Trans Nusantara (MTN).

Ketiga ruas jalan tol ini juga menjadi alternatif bagi pengguna jalan yang menuju arah Bandara Soekarno-Hatta, arah Pondok Aren-Serpong, dan arah Banten/Pelabuhan Merak.

Berita terkait: