Dow Naik Tipis karena Fed Berjanji Pertahankan Suku Bunga Rendah

Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street bervariasi setelah bank sentral Federal Reserve (the Fed) mengindikasikan akan mempertahankan suku bunga lebih rendah selama beberapa tahun ke depan. Namun indeks S&P 500 kesulitan karena turunya saham perusahaan teknologi.

Dow Jones Industrial Average naik tipis 36,78 poin atau 0,1 persen ke 28.032,38. S&P 500 turun 0,5 persen menjadi 3.385,49 dan Nasdaq Composite melemah 1,3 persen menjadi 11.050,47.

Saham Apple turun hampir 3 persen. Facebook mengakhiri perdagangan berkurang 3,3 persen dan Amazon ambles 2,5 persen. Netflix juga turun lebih 2 persen. Alphabet dan Microsoft masing-masing ditutup melemah 1 persen.

Kenaikan Goldman Sachs 1,4 persen membantu Dow ditutup di area positif.

BACA JUGA

Wall Street Menguat Jelang Rapat the Fed

Anggota komite pembuat kebijakan Fed mengindikasikan suku bunga tetap mendekati nol hingga 2023 untuk mencapai sasaran inflasi 2 persen. “Dengan inflasi yang terus berjalan dalam jangka panjang, Komite akan menargetkan inflasi secara moderat di atas 2 persen untuk beberapa waktu,” kata Komite Pasar Terbuka Federal dalam sebuah pernyataan.

“Bagaimana sebenarnya penargetan inflasi rata-rata’ diterapkan selama beberapa tahun ke depan masih harus dilihat, tetapi pernyataan sore ini memperjelas bahwa FOMC selama 24-30 bulan ke depan, akan mempertimbangkan pengetatan,” kata CEO Marketfield Asset Management, Michael Shaoul.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers bahwa kebijakan moneter yang mudah akan tetap berlaku sampai lapangan kerja maksimum.

Dia menambahkan kisaran target suku bunga nol hingga 0,25 persen saat ini sampai kondisi pasar tenaga kerja telah mencapai tingkat yang konsisten dan inflasi telah meningkat hingga 2 persen dan berada di jalur yang cukup melebihi 2 persen untuk beberapa waktu.

Powell mengatakan sektor ekonomi tertentu akan terus berjuang tanpa bantuan fiskal lebih lanjut. Komentar itu muncul setelah kepala staf Gedung Putih Mark Meadows optimistis bahwa Demokrat dan Republik mencapai kesepakatan stimulus virus corona . Presiden Donald Trump juga mengisyaratkan akan mendukung paket yang lebih besar dalam cuitnya.

Dalam berita perusahaan, salah satu IPO terpanas tahun 2020 dibuka untuk perdagangan Rabu. Perusahaan perangkat lunak Snowflake melonjak lebih 100 persen dalam debutnya. IPO dihargai US$ 120 per saham.