Cegah Covid 19, Mahfud Minta Wilayah Perbatasan Perketat Pelayanan dan Pengawasan

Menko Polhukam Mahfud MD meminta petugas di wilayah perbatasan agar memperketat pelayanan dan pengawasan. Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang datang dari negara lain.

“Dalam hal penanganan Covid-19, pada pintu-pintu gerbang perbatasan negara, baik yang telah dinyatakan sebagai pintu resmi yaitu Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan tempat pemeriksaan imigrasi walaupun pintu lain yang belum perlu dinyatakan sebagai pintu resmi agar seluruh entitas yang terlibat di dalam pelayanan melakukan upaya perketat pelayanan dan pengawasan dengan mengikuti protokol kesehatan,” kata Mahfud dalam webinar bertema “Mengelola Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Menuju Indonesia Maju” di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis, (17/9/2020).

BACA JUGA

Mahfud Sebut Tiga Tugas Menjaga Perbatasan

Ia meminta seluruh petugas pelayanan yang menjadi garda terdepan beserta para pelintas agar mematuhi gerakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta berperilaku hidup bersih. Dia menyebut upaya menghadapi Covid-19 saat ini ada dua yaitu mencegah dan mengobati.

Dia tegaskan upaya-upaya pengobatan sudah dilakukan oleh pemerintah. Sementara upaya mencegah yang paling tepat dilakukan adalah dengan vaksinasi.

“Tetapi, karena sekarang ini proses pencarian vaksin yang secara ilmiah masih terus dicari oleh pemerintah maka kita harus menggunakan vaksin alami. Vaksin alami yang sekarang ada itu adalah memakai masker, karena dengan memakai masker kita itu bisa memperkecil resiko penularan. Jadi vaksin kita yang ada itu pakai masker. Kalau kita berhadapan dengan orang yang satu pakai masker, yang satunya lagi pakai masker, maka tidak akan saling menulari. Kalau tidak memakai masker maka kita bisa menulari orang lain atau ditulari oleh orang lain,” jelas Mahfud.

BACA JUGA

Menkopolhukam Minta Protokol Kesehatan Pilkada Diperketat

Dia mengajak agar sebelum memakai buatan yang diperkirakan baru akan ditemukannya akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021 maka langkah yang bisa dilakukan adalah menggunakan vaksin alami yaitu masker. Kemudian ditambah mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Filosofinya kan gampang. Menjaga jarak itu misalnya kalau kita berjarak 1,5 meter atau 2 meter. Kalau terpaksa dari hidung kita atau dari mulut kita ada virus yang terlontar itu akan jatuh tidak sampai ke lawan bicara kita yang jaraknya sudah cukup jauh. Oleh sebab itu sekali lagi, pakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak,” tutup Mahfud.