Batas Waktu Habis, Teguh Belum Serahkan Surat Pengunduran Diri dari DPRD Solo

Hingga batas waktu terakhir, Rabu (16/9) pukul 24.00 WIB, bakal calon Wakil Wali Kota Solo dari PDIP , Teguh Prakosa belum menyerahkan salah satu berkas persyaratan bakal calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo. Persyaratan tersebut berupa surat penguduran diri dari anggota DPRD Solo.

“Kami telah resmi menutup penyerahan kekurangan syarat calon Pilkada Solo,. Dari hasil pemeriksaan berkas syarat calon, untuk pak Teguh Prakosa dinyatakan belum lengkap,” ujar Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, Kamis (17/9).

Menurut Nurul, meskipun masih kurang lengkap, pasangan Gibran Rakabuming Raka itu tetap masih bisa mengikuti tahapan selanjutnya. Yakni penetapan bakal calon dan pengundian nomor pada 23 September 2020. Hal tersebut sesuai aturan KPU RI karena kekurangan berkas masih dalam proses.

“Berkas tanda terima dari Gubernur Jawa Tengah dan surat keterangan dari gubernur yang menyatakan SK pemberhentian Teguh masih dalam proses,” katanya.

Dia menjelaskan, surat tersebut harus diterima KPU paling lambat 5 hari setelah penetapan. Namun untuk SK pemberhentiannya bisa sampai 30 hari sebelum pemungutan suara.

Sedangkan untuk berkas pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dari independen telah dinyatakan lengkap. Seperti diketahui, pada rapat pleno dan penyampaian hasil penelitian administrasi persyaratan calon Senin (14/9) lalu, pasangan Bajo kekurangan tiga syarat, yakni surat SPT pajak tahunan, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dan surat keterangan tidak menunggak pajak.

“Kami memberikan waktu 3 hari Senin-Rabu untuk segera melengkapi kekurangannya. Sampai batas terakhir, Bajo sudah menyerahkan kekurangan tersebut ke KPU,” katsny.

Dengan lengkapnya berkas tersebut, pasangan Bajo bisa mengikuti tahapan selanjutnya berupa penetapan calon dan pengundian nomor urut pada 23 September.

“Berkas syarat calon Bajo kami nyatakan lengkap dan bisa mengikuti tahapan pilkada selanjutnya,” katanya. [noe]