Badan POM Kawal Siklus Perjalanan Vaksin Covid-19

Penelitian dan pengujian terhadap vaksin Covid-19 mulai menunjukkan titik terang untuk dapat segera digunakan sebagai upaya preventif penanganan penyakit ini.

Kepala Badan POM, Penny Kusumastuti Lukito mengatakan, uji klinik merupakan tahapan penting dalam pengembangan vaksin untuk mendapatkan data khasiat dan keamanan yang valid. Pelaksanaan uji klinik harus memenuhi aspek ilmiah dan menjunjung tinggi etika penelitian sesuai dengan pedoman cara uji klinik yang baik.

Hasil uji ini dibutuhkan untuk mendukung proses registrasi vaksin Covid-19 sebagai salah satu bentuk akses terhadap kebutuhan vaksin.

Vaksin yang akan diuji juga harus diproduksi sesuai dengan standar cara pembuatan obat yang benar. Khusus untuk vaksin, dilakukan sertifikasi lot release oleh Badan POM untuk menjaga keamanan dan mutu vaksin tersebut. 

“Mengingat mendesaknya kebutuhan terhadap Vaksin Covid-19, Badan POM berkomitmen untuk melakukan pengawalan pemenuhan peraturan, standar, dan persyaratan di sepanjang siklus perjalanan vaksin. Mulai dari tahap pengembangan formulasi sampai distribusi obat, termasuk tahapan uji klinik tahap 3,” kata Penny dalam keterangan pers, Kamis (6/8/2020).

Penny mengimbau seluruh tim peniliti dan pihak lain yang terlibat untuk selal memenuhi semua ketentuan yang berlaku demi kelancaran pelaksanaan uji klinik tersebut. Ketersediaan vaksin ini menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena itu aspek kehati-hatian dan ketepatan dalam pelaksanaan prosedur uji klinik ini harus menjadi perhatian. Ini penting agar vaksin yang dihasilkanbenar-benar memberikan khasiat dengan keamanan dan kualitas yang terjamin.

Sebelumnya Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan dari sekitar 188 kandidat vaksin yang sedang dikembangkan oleh peneliti di berbagai negara, sebanyak 7 di antaranya dalam tahap pengujian akhir atau uji klinis tahap 3.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, vaksin adalah satu-satunya cara untuk melindungi seluruh masyarakat di dunia dari ancaman Covid-19. Saat ini sudah sekitar 188 kandidat vaksin yang sedang dalam pengembangan. Sebanyak 139 kandidat vaksin masuk dalam tahap pre klinis, 25 kandidat vaksin berproses di uji klinis tahap 1, sedangkan 17 kandidat vaksin masuk uji klinis tahap 2, dan lagi 7 kandidat vaksin lainnya berada dalam uji klinis tahap 3.

 

Berita terkait: