Anies dan Riza Penyintas, 21 Tokoh Populer di DKI akan Vaksinasi Covid Besok

Provinsi DKI Jakarta akan memulai vaksinasi Covid-19 pada Jumat (15/1). Pada proses itu, sebanyak 21 tokoh populer akan ikut andil dalam vaksinasi perdana di DKI.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti mengatakan para tokoh populer itu sekaligus sebagai pengganti dua pimpinan DKI, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, yang tidak bisa mendapat vaksin lantaran telah menjadi penyintas Covid-19.

“Besok, 21 role model akan diberikan vaksin. Jadi di sini ada dari pejabat provinsi karena Pak Gub dan Pak Wagub penyintas sehingga tidak bisa dilakukan penyuntikkan sesuai dari arahan Kemenkes,” ujar Widya, Senin (14/1).

Widya menjelaskan, proses vaksinasi nanti akan ada penapisan atau skrining untuk mengetahui riwayat penyakit penyerta. Sebab, tidak semua warga yang memiliki penyakit penyerta atau disebut dengan komorbid, tidak dapat menerima vaksin Covid.

Ia mencontohkan, seseorang dengan riwayat diabetes melitus tetap bisa mendapat vaksin dengan catatan kadar gulanya tetap terkontrol. Begitu pula dengan penderita hipertensi, jika tekanan darahnya tetap stabil vaksin tetap akan bisa disuntikkan.

“Tetap akan ada penapisan apakah memang bisa disuntik atau tidak. Jika ada riwayat hipertensi selama tekanan darahnya terkontrol tentunya bisa mendapat vaksinasi begitu juga diabetes melitus terkontrol bisa diberikan,” ujarnya.

Widya menambahkan, jumlah masyarakat yang akan menerima vaksinasi Covid-19 di ibu kota mencapai 7,9 juta orang. Menurut Widya, data tersebut berdasarkan batas usia antara 18-59 tahun. Selain itu, jumlah tersebut vaksinasi terbanyak yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

“Ini merupakan sasaran vaksinasi terbanyak, karena kami pernah melakukan vaksinasi secara program massal gini paling banyak sekitar 2 juta,” kata Widyastuti.

Dengan jumlah tersebut, dosis vaksin yang dibutuhkan yakni sekitar 15-16 juta. Menurut Widyastuti hal tersebut guna mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

Berita terkait: