Published On: Ming, Mar 22nd, 2020

James Tangkudung Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Tidak Lockdown Dalam Mengatasi Permasalahan Virus Corona

Share This
Tags

JAKARTA, IJN.CO.ID – Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) mendukung dan menanggapi keputusan Presiden Joko Widodo untuk tidak melakukan Lockdown dalam mengatasi permasalahan virus Corona (Covid-19).

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ketua Umum Organisasi massa Forum Komunikasi Kita Pancasila Prof Dr dr James Tangkudung MPd, CPA, CPI, CPD, pada saat Jumpa Pers di Starbuck Food Hall Pondok Indah Mall 2 Jakarta, Sabtu (21/3).

“Kami menyetujui langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi wabah penyakit virus corona yang saat ini sudah menyerang di Indonesia. Nah, Presiden Joko Widodo mengambil langkah tanpa Lockdown pasti sudah mengambil konsekuensi yang ada. Pemerintah saat ini sedang menyelamatkan rakyat Indonesia dari serangan virus yang mematikan,” papar James Tangkudung.

Presiden Joko Widodo, lanjut James, sedang mempertimbangkan apakah perlu Indonesia menerapkan Lockdown di Indonesia? “Saya rasa Indonesia tidak perlu Lockdown. Walaupun ada beberapa Negara dunia sudah melakukan penerapan sistem Lockdown”. 

Prof James Tangkudung mendukung langkah yang diambil oleh Presiden RI Joko Widodo dalam usaha menangkal dan mencegah penularan virus Corona Covid-19 di Indonesia dengan tidak melakukan Lockdown atas seluruh  wilayah RI. Tidak melakukan seperti yang dilakukan kebanyakan negara lain yang melakukan hal tersebut melainkan secara parsial. 

“Kami mendukung penuh yang dilakukan Presiden Jokowi. Kami patuh pada pimpinan tertinggi karena pimpinan itu kan amanah dari yang Maha Kuasa. Presiden Jokowi punya kapasitas untuk itu dan sudah punya orang orang nya.

Permasalahannya cuma satu bagaimana menyelamatkan bangsa Indonesia dalam menghadapi serangan musuh yang tidak kelihatan dalam hal ini kuman, kita sebut virus Covid 19. Corona virus yang muncul tahun 2019 hampir sama dengan SARS dan lainnya perbedaannya corona mempunyai tanduk-tanduk seperti mahkota. Nah, tanduk-tanduk ini sangat infektif sangat agresif,” urainya.

Lanjut James, oleh sebab itu, semua memerlukan disiplin hidup sehat prilaku sehat. Lalu arti Lockdown itu adalah mengunci dari dalam. Apakah Indonesia perlu di Lockdown, seperti di Cina yang di Lockdown hanya propinsi Wuhan saja propinsi lain tidak. Apakah suatu negara perlu ditutup gara-gara prilaku manusianya. Yang perlu saat ini adalah self isolasi, sosial distancing artinya jaga jarak, jadi buat apa kita melockdown seluruh Indonesia sedangkan penyebabnya dari prilaku masing-masing kok. Sebenarnya pemerintah DKI Jakarta sudah melakukan lockdown kok, misalnya kegiatan pertemuan-pertemuan orang banyak ditiadakan seperti ibadah, tempat pertemuan besar. 

Lebih lanjut Prof James Tangkudung mengatakan “Tujuannya supaya manusia tidak kontak aktif, contohnya melockdown tempat ibadah tapi apakah yang tidak kegereja? tapi masih ada kan, demikian juga masih ada juga kan yang pergi ke Mesjid, tapi apakah ada yang bisa melarang saudara saya mengatakan hidup mati itu ada ditangan Allah. Oleh sebab itu kita harus membuat swat analisis apa masalah sebenarnya yaitu mengurangi penularan segitiga itu. Ada virus, ada hewan, ada manusia. 

Jadi, antara manusia yang sudah kena virus dengan manusia yang belum kena virus harus dipisahkan. Prilaku manusianya yang harus disiplin, taat hukum. Cina kalau macam macam ditangkap sedangkan di Indonesia tidak mungkin. Oleh sebab itu apa yang sudah dilakukan seperti di DKI Jakarta yah DKI saja seperti wilayah yang sudah di mapping seperti Jakarta Selatan sudah red zone, Jakarta Timur red zone, Jakarta Utara red zone tapi wilayah lain belum red itu perlu penanganan khusus.

Jadi total lockdown seluruh negara saya tidak setuju, melainkan lockdown parsial saja, yang penting prilaku manusianya harus disiplin” terang Prof. 

Menanggapi mengapa harus 14 hari diisolasi “Penjelasan kenapa harus 14 hari masa isolasi diri demi mencegah memutus penularan virus Corona Covid-19 seperti yang di sarankan oleh WHO dan pemerintah RI kepada seluruh masyarakat Indonesia” papar Prof DR dr James Tangkudung Sportmadicin, MPd, Mantan dokter Tim Nasional PSSI 1986 – 1997  sampai saat ini masih aktif mengajar di UNJ dan aktif sebagai Majelis Jemaat GPIB Pondok Indah di Jakarta Selatan. 

Satu lagi kuncinya menurut Prof Tangkudung “Berdoa dengan tenang di dirumah pikirkankan hal-hal yang positif biarkan kekuatan pikiran Anda mengaktifkan sel-sel tubuh untuk melawan virus Corona”.

“Marilah rakyat Indonesia untuk mendukung penuh kebijakan-kebijakan pemerintah untuk mengatasi permasalahan Virus Corona di Indonesia. Karena dengan kerjasama kita semua maka permasalahan itu akan musnah secara langsung, dan kita semua kembali aktivitas sedia kala untuk kemajuan bangsa Indonesia yang kita cintai,” ajak Prof James Tangkudung.(Fidel).