Published On: Sel, Sep 10th, 2019

Anggota DPRK Fraksi PA, Yahya BKY Bantu Keluarga Sepuluh Anak di PT. Bumi Flora

Share This
Tags

IJN.co.id l Aceh Timur — Anggota DPRK Aceh Timur dari Partai Aceh (PA),  Yahya BKY mengunjungi dan membantu keluarga miskin pasangan Sapuri (36) dan Maria (33)  yang menetap di areal HGU PT. Bumi Flora Afdeling 4, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam,  Kabupaten Aceh Timur. Minggu,  (8/9/2019).
Dalam kunjungan kerja perdananya ini Yahya BKY turut menyumbangkan bahan pokok makanan berupa beras,  indomie,  minyak goreng, telur, gula,  dan bahan pokok lain untuk mengurangi beban hidup keluarga ini.  

Kepada Anggota Dewan dan awak media Maria mengaku berasal dari Pulau Jawa,  dan datang ke Aceh Timur bersama suami dan empat orang anaknya, setelah 10 tahun menetap di Aceh Timur mereka dikarunia enam orang anak lagi. 
Sejak tinggal di Aceh Timur,  suaminya Sapuri bekerja sebagai Buruh Lepas di PT. Bumi Flora yakni sejak tahun 2003 hingga sekarang dengan pendapatan berkisar Rp 150.000 – 200.000 perhari.  

Pasangan yang tergolong muda ini dengan jumlah anaknya 10 orang, yang sulung berumur 17 tahun dan yang bungsu berumur 1,5 tahun merasa tidak cukup dengan pendapatan yang diperoleh suaminya,  sehingga kehidupan pas-pasan.
Perangkat Desa setempat, Saipol membenarkan Pasangan Sapuri dan Maria telah lama menetap di Desanya,  namun sejak datang hingga saat ini mereka belum mengurus surat pindah dari tempat asalnya sehingga belum tercatat sebagai warga Desa Jambo Reuhat.  

” Kita dan PT.  Bumi Flora sudah membantunya memberi tempat tinggal dan memberi pekerjaan kepada mereka walau status mereka belum tercatat sebagai warga Aceh Timur “.  Jelas Saipol
Saipol juga menyayangkan akibat administrasi kependudukan belum terurus,  seperti Kartu Keluarga (KK),  Kartu Tanda Penduduk ( KTP)  dan akte kelahiran,  sehingga anak-anak mereka tidak bisa melanjutkan dan daftar masuk sekolah.
Begitu juga halnya bantuan dari Desa dan pihak lainnya sulit untuk disalurkan kepada keluarga ini.  Pun demikian,  pihak Desa telah mengusulkan ke Capil untuk penerbitan KTP dan KK yang masih dalam pengurusan. (Rom)