Prajurit korban MIT dimakamkan dengan upacara militer di Pekanbaru

Dedy Irawan mendapat kenaikan pangkat dari praka menjadi kopda anumerta sebagai penghormatan atas jasanya dalam bertugas sebagai prajurit TNI. Pekanbaru – Puluhan prajurit TNI dan Polri melangsungkan upacara militer untuk memakamkan jenazah Kopda Anumerta Dedi Irawan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa petang, yang menjadi korban kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Upacara pemakaman yang dipimpin oleh Komandan Kodim Pekanbaru Kolonel Inf. Edi Budiman dihadiri oleh pihak keluarga, Komandan Korem 031 WB Brigjen TNI M. Syach Ismed, dan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Riau Masrul Kasmy.

Jenazah almarhum tiba di Taman Makam Bahagia Kota Pekanbaru pada pukul 18.00 WIB, kemudian ditempatkan di peti berselimutkan Bendara Indonesia. Tembakan salvo dari prajurit TNI mengiringi pemakaman Kopda Anumerta Dedi Irawan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Keluarga almarhum terlihat menangis penuh kesedihan sambil memeluk dan mencium foto almarhum saat pemakaman.

Baca juga: Polisi sebut DPO MIT Poso tersisa 9 orang bersama sejumlah simpatisan

Danrem 031/WB Brigjen TNI M. Syech Ismed mengatakan bahwa almarhum Dedy Irawan mendapat kenaikan pangkat dari praka menjadi kopda anumerta sebagai penghormatan atas jasanya dalam bertugas sebagai prajurit TNI.

Menurut dia, almarhum terdaftar di kesatuan Koopsus TNI dan selama ini dikenal sebagai prajurit yang baik.

“Kami menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga Dedy,” katanya.

Sebelumnya, Dedy Irawan wafat dalam baku tembak dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) saat bertugas di wilayah Pegunungan Andole, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (1/3).

Jenazah langsung diberangkatkan dari Poso ke Jakarta, kemudian dibawa ke Pekanbaru untuk dimakamkan di Taman Makam Bahagia.

Baca juga: Dua DPO MIT yang tewas setelah kontak tembak, dimakamkan di Kota Palu

Berita terkait: