Pemotor CBR1000 Tolak Tawaran Rumah dan Mobil dari Penabrak, Begini Akhir Kasusnya

Insiden kecelakaan mengerikan beredar di media sosial. Pengendara motor CBR1000 mengaku ditabrak dengan kecepatan tinggi oleh pengemudi Ayla.

Pemotor Dimas Prasetyahani diajak berdamai oleh pengendara Ayla. Pelaku menawarkan rumah dan mobil agar perkara tersebut tak sampai ke penegak hukum.

Namun, penawaran tersebut ditolak oleh Dimas. Lalu seperti apa ujung dari kasus kecelakaan tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Tolak Pemberian Rumah dan Mobil di Depan Kasat Lantas

Dimas menolak pemberian rumah dan mobil dari penabrak. Hal tersebut dilakukan Dimas saat melakukan mediasi dengan disaksikan oleh Kasat Lantas Polresta Banyumas AKP Ryke Rhimadhila.

pemotor cbr1000 tolak tawaran rumah dan mobil dari penabrak begini akhir kasusnya

Instagram/@dimas_prasetyahani ©2020

“Rumah dan unit yang ditawarkan kami tolak,” tulis Dimas dalam unggahan Instagramnya.

Tak Ingin Lanjutkan Kasus

Lewat akun Instagram pribadinya @dimas_prasetyahani mengaku bahwa dirinya memang tak ingin melanjutkan kasus tersebut. Bukan tanpa alasan, ia merasa tidak terpuji apabila harus memberikan efek jera kepada si penabrak yang saat ini menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga dengan pendapatan di bawah UMR.

Sementara istri dari si penabrak juga sedang dalam kondisi hamil tua yakni 6 bulan dan mereka masih memiliki bayi berusia 2 tahun.

Tutup Kasus dengan Bijak

Selain menolak pemberian rumah serta unit mobil dari penabrak, Dimas juga mengaku bahwa penabrak cukup mengganti nominal sesuai kemampuannya. Dengan bijak, Dimas juga memastikan bahwa kasus tersebut sudah ditutup.

pemotor cbr1000 tolak tawaran rumah dan mobil dari penabrak begini akhir kasusnya

Instagram/@dimas_prasetyahani ©2020

“Silahkan penabrak mengganti dengan nominal semampunya saja. Insyaallah motor bisa diberesi dan rejeki masih bisa dicari namun apabila harus menyengsarakan satu keluarga dengan menahan tulang punggung keluarga dan menyengsarakan keluarga besarnya sepertinya bukan pilihan yang bijak. Jadi dengan ini kami menyampaikan bahwa case lcgc vc cbr1000rrsp ditutup,” imbuhnya.

Meminta Doa

Lebih lanjut, Dimas meminta doa kepada semua pihak agar tangannya segera sembuh dan pulih kembali. Ia pun juga mewakili penabrak meminta doa agar diberikan kehidupa yang lebih baik lagi kedepannya. Tak lupa Dimas menambahkan semoga kejadian yang menimpa keduanya dapat dijadikan pelajaran bagi para pengguna jalan agar lebih hati-hati.

“Semoga kejadian yang kami alami bisa menjadi pembelajaran untuk teman-teman semua dalam berkendara dan menyikapi permasalahaan dijalan raya,” papar dia.

“Doakan tangan saya lekas pulih ya dan doakan pula semoga kehidupan si penabrak bisa membaik dan lebih baik lagi,” lanjut Dimas.

 

Berita terkait: