Ombudsman Tindaklanjuti Laporan Kasus Djoko Tjandra

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) akan menindaklanjuti laporan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait lolosnya Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia sebagai akibat dari tidak dilakukannya pencekalan kembali oleh Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) berdasarkan surat NCB Interpol Indonesia.

“Sesuai keputusan pleno tanggal 13 Juli 2020, Ombudsman menindaklanjuti laporan dengan skema pemeriksaan inisiatif,” kata Ketua ORI, Amzulian Rifai, dalam salinan surat bernomor B/669/PV01/4735 2020/VII/2020 yang diterima, di Jakarta, Minggu (26/7/2020).

Baca juga:  ICW Desak DPR Gunakan Hak Angket Kasus Djoko Tjandra

Dalam surat yang ditujukan MAKI tersebut, dijelaskan, Ombudsman menindaklanjuti laporan berdasarkan ketentuan Pasal 7 huruf D UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Merespon surat tersebut, koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengaku sangat mengapresiasi langkah Ombudsman. Semua dilakukan agar kasus Djoko Tjandra dapat terbuka sejelas-jelasnya kepada publik.

“Memberikan apresiasi kepada Ombusdman yang telah melakukan tindakan investigasi atas prakarsa sendiri berdasar kewenangannya pasal 7 UU No. 37 tahun 2008 tentang Ombusdman,” kata Boyamin.

Dikatakan Boyamin, saat ini pihaknya akan menunggu proses di Ombusdman. Dia mengharapkan investigasi Ombudsman mampu membongkar sengkarut Djoko Tjandra dengan hasil akhir membantu tertangkapnya Djoko Tjandra untuk menjalani hukuman penjara dua tahun sesuai putusan PK Mahkamah Agung perkara koruspsi cesie bank Bali.

Berita terkait: