KPK Perpanjang Masa Cegah Buronan Harun Masiku ke Luar Negeri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerpanjang masa cegah mantan caleg PDIP, Harun Masiku ke luar negeri. Harun merupakan buronan atas kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang turut menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan dua kader PDIP, Saeful Bahri dan Agustiani Tio Fridelina.

Yakin Masih Hidup, KPK Tegaskan Terus Buru Harun Masiku

Diberitakan, KPK menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku ; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan kader PDIP Saeful Bahri sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta.

Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Tiga dari empat tersangka kasus ini sedang dan telah menjalani proses persidangan.

Saeful Bahri telah dijatuhi hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara, sementara Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio saat ini masih menjalani proses persidangan. Sedangkan, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini.

Sejak KPK menangkap Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU dan tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020), Harun seolah ‘hilang ditelan bumi’.

Baca juga:  Langkah Erick Thohir Gandeng KPK Kawal Dana PEN Dinilai Tepat

Ditjen Imigrasi sempat menyebut calon anggota DPR dari PDIP pada Pileg 2019 melalui daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I dengan nomor urut 6 itu terbang ke Singapura pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT dan belum kembali ke Tanah Air.

Pada 16 Januari Menkumham yang juga politikus PDIP, Yasonna H Laoly menyatakan Harun belum kembali ke Indonesia. Padahal, pemberitaan media nasional menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020 yang dilengkapi dengan rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta.

Setelah ramai pemberitaan mengenai kembalinya Harun ke Indonesia, belakangan Imigrasi meralat informasi dan menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia. Meski dipastikan telah berada di Indonesia, KPK dan kepolisian hingga kini belum berhasil menangkap Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai buronan atau daftar pencarian orang (DPO).
Ali mengklaim, KPK terus memburu Harun Masiku . KPK, kata Ali tetap menjalin koordinasi dengan pihak Kepolisian dan Imigrasi untuk melacak keberadaan Harun.

“Perkembangannya nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” ujar Ali.

Berita terkait: