Kelakuan Sadis Sejoli, Mutilasi Kontraktor Demi Penuhi Himpitan Ekonomi

Kasus RHW (31) yang sempat dilaporkan oleh pihak keluarga lantaran menghilang sejak 9 September 2020 lalu kini menemui titik terang. RHW diketahui merupakan korban mutilasi oleh dua orang pelaku berinisial DAS dan LAS.

Kedua pelaku tersebut tak lain merupakan sepasang kekasih yang memiliki motif untuk menguasai harta RHW. Hal tersebut direncanakan pelaku usai mengetahui bahwa RHW merupakan sosok pria yang memiliki ekonomi cukup mapan.

Korban dan salah satu pelaku diketahui berkenalan dari sebuah aplikasi pertemanan. Usai berkomunikasi secara intens, keduanya lantas sepakat untuk bertemu satu sama lain hingga 6 September lalu menjadi komunikasi terakhir.

Kedua pelaku rupanya telah berencana untuk melakukan perbuatan keji tersebut di sebuah apartemen yang disewa pada tanggal 7 hingga 12 September. Berikut kronologi selengkapnya.

Kronologi

Melalui jumpa pers yang dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9), Kapolda Metro Jaya , Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan kronologi lengkap yang didapatkan dari penyelidikan terhadap kedua pelaku. Sebelum terjadi pembunuhan, korban dan LAS (27) sepakat untuk menyewa sebuah apartemen untuk keduanya selama 6 hari.

“Korban dan saudara LAS ini sudah lama saling mengenal melalui chatting. 7 September mereka ada janjian untuk bertemu di satu apartemen dan mereka menyewa tanggal 7 sampai 12 untuk menyewa apartemen tersebut. Nah sekitar 9 September, mereka (LAS dan DAF) masuk ke apartemen tersebut,” jelasnya.

Saat hari janjian bertemu, pelaku DAF (26) telah lebih dulu masuk ke unit apartemen di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Saat itulah, muncul niat kedua pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

“Kemudian antara LAS dan RHW sempat berhubungan dan kemudian DAF keluar dan langsung memukul dengan batu bata dan menusuk korban sebanyak 7 kali sehingga korban meninggal dunia. Kemudian mereka membeli golok dan gergaji dan kembali ke apartemen tersebut dan melakukan mutilasi,” sambungnya.

Potongan Tubuh Diletakkan Dalam Koper

Setelah berhasil mendapatkan gergaji dan golok, keduanya pun lantas memutilasi tubuh korban yang tak bernyawa tersebut menjadi 11 bagian. Tak hanya sampai di sana, kedua sejoli ini kemudian memasukkan potongan tubuh RHW ke dalam dua buah koper dan kantong kresek serta satu ransel.

Untuk menghilangkan jejak, kedua pelaku lantas membeli seprai baru dan cat warna putih. Tetap saja, pelaku dapat dibekuk pada Rabu (16/9) saat keduanya tengah berada di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cimanggis, Depok.

Kuras ATM Rp97 Juta

Lebih lanjut, Nana mengatakan bahwa motif yang mendorong pelaku untuk melakukan pembunuhan terhadap RHW yakni tak lain lantaran himpitan ekonomi. Kedua pelaku menguras uang yang ada di kartu ATM korban . Diduga, keduanya sempat mengetahui PIN ATM sebelum korban tewas.

penemuan mayat mutilasi di apartemen kalibata city

©2020 Istimewa

“Mungkin, karena tidak ada uang mereka kemudian mencari korban untuk mendapatkan hartanya. Jadi jumlah yang telah diambil pelaku sekitar Rp97 juta,” ujarnya.

Sanksi Berat di Depan Mata

Lantaran aksi kejinya tersebut, kedua pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana. Keduanya lantas terancam hukuman mati.

“Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam pasal 340 KUHP dengan hukum maksimal atau pidana seumur hidup dan bisa paling lama 20 tahun penjara. Lalu, pasal 365 KUHP,” terangnya kembali.

Pelaku Merupakan Pengangguran

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian, kedua pelaku ini diketahui merupakan sepasang kekasih yang tak memiliki pekerjaan tetap.

“Profesi pelaku pengangguran,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (17/9).

[mta]

Baca Selanjutnya: Kronologi…

Halaman

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Berita terkait: