Gelar Operasi Yustisi di Bundaran HI, Polisi Tak Temukan Pelanggar Protokol Kesehatan

200 Anggota gabungan TNI -Polri diterjunkan pagi ini di kawasan Bundaran Hotel Indonesia melakukan Operasi Yustisi. Diketahui, meski masa pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung, kawasan tersebut pagi ini tetap ramai oleh masyarakat berolahraga.

“TNI dan Polri ada sekitar 200 personel, kita tidak menemukan pelanggaran yang signifikan, artinya warga kita ini kalau untuk masker menggunakan 99 persen,” kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto di lokasi, Minggu (20/9).

Karena dirasa disiplin bermasker sudah baik, lanjut Heru, operasi difokuskan kepada kerumunan masyarakat. Menurut dia, sesuai laporan anggota, bahwa kerap ditemukan mereka yang berkerumun lebih dari lima orang, sesuai aturan PSBB.

“Kadang mau istirahat, mereka itu lalai karena ramai-ramai, berhenti tidak menyadari bahwa mereka itu sebenarnya sudah lebih dari 5 orang. Hadi kita perlu jaga,” jelas Heru.

Heru menambahkan, selain aparat gabungan TNI-Polri, Satpol PP DKI bersama komunitas juga diberdayakan. Jumlahnya, tercatat sekira 100 orang.

“Mereka disiagakan mulai Bundaran Senayan sana sampai ke arah Gambir per 50 sampai 100 meter kita pasang personel kita untuk mengingatkan khususnya untuk masalah kerumunan ini,” dia menandasi.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berita terkait: