Edhy Prabowo Klaim Vila yang Disita KPK Bukan Miliknya

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengklaim vila yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukanlah miliknya. Klaim itu disampaikan Edhy usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/2/2021).

BACA JUGA

KPK Sita Villa dan Tanah Dua Hektare Milik Edhy Prabowo

“Saya nggak tahu villa yang mana, saya nggak tahu, bukan punya saya,”kata Edhy saat dimintai konfirmasi oleh awak media di Gedung KPK, Senin (22/2/2021).

Diketahui, tim penyidik KPK menyita vila beserta tanah seluas 2 hektar di Desa Cijengkol, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (18/2/2021). Vila itu disita lantaran diduga milik Edhy Prabowo yang dibeli menggunakan uang yang dikumpulkan dari para eksportir benur.

Edhy mengakui sempat ditawari sebuah vila. Namun, Edhy mengklaim urung membeli vila tersebut lantaran harganya terlampau mahal. Untuk itu, Edhy menyatakan kesiapannya jika penyidik menelusuri kepemilikan vila tersebut.

BACA JUGA

KPK Dalami Aliran Uang Penyewaan Apartemen Edhy Prabowo

“Ya silakan saja (ditelusuri). Semua kepemilikan itu kan atas nama siapa dan sebagainya juga nggak tahu,” katanya.

Berita terkait: