Vaksinasi Juga Penting Bagi Orang Dewasa

Siapa bilang vaksinisasi hanya penting diberikan untuk anak-anak? Ternyata, kenyataannya orang dewasa ternyata masih membutuhkan suntikan pelindung ini. Dengan menerima vaksin, seseorang tidak hanya melindungi diri sendiri dari serangan penyakit tapi juga ikut mencegah penyebarannya.

Head of Medical and Training ZAP Clinic, dr. Dara Ayuningtyas mengatakan, pada masa pandemi, upaya preventif untuk menjaga kesehatan diri sangat penting. Orang dewasa membutuhkan vaksin agar tidak mudah terserang penyakit.

“Kesehatan orang dewasa sangat krusial bagi keluarga, karena mereka harus terus bekerja hingga mengurus anak. Tentu peran vaksin ampuh untuk membantu dan menjaga imunitas orang dewasa,” terangnya saat jumpa pers virtual, Rabu (15/7/2020). 

Setiap orang dewasa setidaknya disarankan untuk melakukan 13 vaksinasi. Namun, bila dilihat dari segi kebutuhan, pada masa pandemik setidaknya terdapat tiga macam vaksin yang bisa diambil yaitu, vaksin influenza, meningitis dan pneumokokus.

Ia mengatakan bahwa, jangan pernah menganggap remeh penyakit flu. Pasalnya penyakit ini memiliki tingkat penularan yang tinggi, bahkan berpotensi menyebabkan kematian. Setiap tahun, WHO mencatat lebih dari 650.000 kasus kematian terkait influenza diseluruh dunia. Padahal, penyakit ini bisa dengan mudah dicegah oleh vaksin karena efektivitas vaksin influenza dapat mencapai 95 persen bagi mereka yang memiliki tingkat imunitas baik.

Sementara itu, walaupun seseorang pernah mendapat vaksin meningitis dan pneumokokus saat kecil, efektivitas vaksin tersebut akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Orang dewasa, khususnya mereka di atas 50 tahun, memiliki risiko tinggi untuk terjangkit meningitis dan pneumokokus.

“Sebenarnya, vaksin bukan mencegah seseorang tidak terkena penyakit tersebut. Namun, lebih untuk membuat kita terpapar penyakit tersebut tidak akan menimbulkan gejala yang sangat parah atau tidak akan mendapat komplikasi berlebihan. Salah satunya mencegah penyebaran penyakit, contohnya difteri atau flu,” katanya.

Terkait jadwal vaksinasi dewasa, Dara menjelaskan, merujuk rekomendasi dari Persatuan Dokter Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) pada 2017, ada 13 vaksin yang dianjurkan. Kelompok usianya mulai dari 19 hingga 65 tahun, yang merupakan lanjutan dari imunisasi anak, yakni 0 bulan-18 tahun.

“19 tahun, usia yang produktif, biasanya disarankan wanita vaksin Human papillomavirus (HPV), tidak cuma wanita, pria juga direkomendasikan. Lalu, influenza setiap satu tahun sekali, MMR (campak), gondongan, rubella, PCV-13 dianjurkan untuk anak-anak dan usia lanjut,” terangnya.

Menurut dr. Dara, situasi pandemi membuat banyak orang lebih aware menjaga daya tahan tubuh sebagai usaha preventif agar tidak tertular virus Corona. Hal ini dibuktikan dengan jumlah perawatan kesehatan di ZAP yang meningkat sejak Maret lalu.

Pelanggan ZAP yang melakukan vaksin Flu Shot dan perawatan imunitas lainnya yang tersedia meningkat hingga 517  persen pada kurun waktu tiga bulan terakhir. Selain Flu Shot, perawatan kesehatan yang juga diminati pada layanan ZAP Health adalah Flu Shot bisa didapatkan dengan harga Rp499.000, Meningitis Shot seharga Rp799.000 serta PCV13 Shot seharga Rp1.250.000.

Berita terkait: