UPH Klarifikasi Dr Berlian Siagian

– Universitas Pelita Harapan (UPH) mengklarifikasi status Dr Berlian Siagian yang ditulis dalam surat terbuka melalui media sosial. Klarifikasi tersebut disampaikan Head of UPH Media Relation, Rosse Hutapea melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (24/7/2020).

Menurutnya, pada awal Juli 2020 beredar surat terbuka yang disampaikan Dr Berlian Siagian melalui media sosial. Pada bagian akhir dari konten yang diviralkan tercantum status penulis surat terbuka sebagai Lecturer in Strategic Management at Universitas Pelita Harapan, Universitas Pelita Harapan & University of Michigan.

Terkait status tersebut, Rosse menyatakan UPH perlu melakukan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahan persepsi di ruang publik.

“UPH meluruskan informasi kepada publik bahwa Dr Berlian Siagian saat ini bukan berstatus sebagai dosen UPH seperti yang tertulis pada postingan yang beredar di media sosial. Sesuai data Departemen Sumber Daya Manusia UPH, Dr Berlian Siagian bergabung dengan UPH sebagai dosen tidak tetap dan yang bersangkutan tidak pernah menjabat sebagai dosen tetap UPH,” tegasnya.

Selain itu, UPH sudah tidak berhubungan lagi dengan Dr Berlian Siagian selama beberapa tahun terakhir. “Pencantuman nama institusi UPH dalam surat terbuka yang diviralkan di media sosial ini telah menimbulkan kesalahan persepsi dari khalayak tertentu, seolah-olah nama institusi UPH merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat tersebut,” ujar Rosse.

UPH sebagai pihak yang dipakai namanya dalam konten viral tersebut menegaskan bahwa institusi tidak bertanggung jawab atas isi atau konten tulisan Dr Berlian Siagian yang di- posting maupun diviralkan melalui media sosial atau media apa pun. Tulisan dan pendapat Dr Berlian Siagian adalah pendapat pribadi, serta tidak terkait dan tidak merepresentasikan UPH, bahkan merupakakan misrepresentasi.

“Universitas Pelita Harapan berharap klarifikasi ini dapat menjelaskan kesalahpahaman atau mispersepsi publik terkait misrepresentasi tersebut,” katanya.

Berita terkait: