Update, Positif Covid-19 Bertambah 2.381, Kenaikan di Gorontalo Drastis

Penambahan jumlah kasus positif baru Covid-19 hari ini, Rabu (29/7/2020) terus bertambah. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan kasus positif harian bertambah 2.381 kasus. Dengan penambahan tersebut maka total kasus kumulatif Covid-19 di Indonesia per hari ini mencapai 104.432.

Penambahan kasus baru hari ini lebih banyak dikontribusi oleh DKI Jakarta sebanyak 584 kasus, Jawa Timur 313, Jawa Tengah 185, Sulawesi Selatan 132 dan Jawa Barat 128 kasus.

Penambahan jumlah kasus baru Covid-19 terbanyak dikontribusi oleh Provinsi DKI Jakarta sebanyak 584 kasus. Disusul Jawa Timur sebanyak 359 kasus, Jawa Tengah 313 kasus, Sumatera Utara 241 kasus, Sulawesi Selatan 128 kasus, dan Gorontalo 102 kasus.

Penambahan kasus baru yang terus meningkat di sejumlah provinsi dalam beberapa minggu terakhir sebelumnya juga diingatkan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 , Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito. Salah satunya adalah Gorontalo.

Awalnya Gorontalo merupakan provinsi terakhir yang melaporkan kasus positif bersama Nusa Tenggara Timur. Tetapi dalam minggu-minggu terakhir ini kasusnya terus meningkat hingga totalnya menjadi 957 kasus.

Wiku mengatakan, ada tiga kabupaten dan kota di Gorontalo dengan risiko tinggi, dan tiga risiko sedang. Perkembangannya dari sekitar 16,6% untuk risiko tinggi pada Minggu 19 Juli, naik drastis hanya sepekan menjadi 50% pada minggu 26 Juli.

“Ini kondisi yang perlu diperhatikan masyarakat Gorontalo, terutama di Boalemo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo sebagai risiko tnggi, dan risiko sedangnya adalah Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Pahuwato,” kata Wiku.

Lebih detail tentang apa yang terjadi di Provinsi Gorontalo, Wiku menjelaskan, terlihat kenaikan secara drastis pada minggu terakhir dari 72 menjadi 369 kasus positif. Kenaikannya lebih dari 400% dari 19 Juli sampai 26 Juli 2020. Wiku mengingatkan masyarakat maupun pemerintah daerah setempat untuk mewaspadai peningkatan kasus ini.

DKI Jakarta juga masuk dalam catatan khusus Satgas Penanganan Covid-19. Lima kota di DKI Jakarta semuanya masuk zona risiko tinggi atau warna merah, dan hanya satu Kepulauan Seribu yang masih risiko sedang atau orange. Ini patut diwaspadai jangan sampai risikonya meningkat menjadi merah seperti lima kota di DKI Jakarta. Dalam sepekan dari 19 Juli ke 26 Juli 2020, lima kota masuk risiko tinggi dari sebelumnya hanya 33% atau dua kota, yaitu Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Bahkan pada 21 Juni lalu, Kepulauan Seribu masih zona hijau atau tidak terdampak sama sekali, tetapi sekarang menjadi risiko sedang.

“Kepulauan Seribu masuk risiko sedang. Ini perlu menjadi perhatian kita semua, khususnya di DKI Jakarta dan pemda untuk memperbaiki kondisi ini,” kata Wiku.

Wiku juga mengatakan, makin banyaknya penambahan kasus positif harian karena jumlah penularan virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19 memang masih tinggi di masyarakat. Selain jumlah tes swab atau PCR juga terus meningkat. Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini mencapai 30.261 spesimen, meningkat dibanding sebelumnya hanya 22.000 hingga 30.000.

Sementara itu, angka kesembuhan pasien Covid-19 juga terus meningkat. Rata-rata nasional angka sembuh mencapai 59% lebih. Ada penambahan kasus sembuh hari ini sebanyak 1599, sehingga total menjadi 62.138. Sedangkan kasus meninggal bertambah 74 orang, sehingg total menjadi 4975 orang.

Berita terkait: