Uji Klinis Vaksin Menggembirakan, Inggris Langsung Pesan 100 Juta Dosis

Bakal vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca Plc menunjukkan hasil yang menjanjikan setelah uji klinis melibatkan 1.077 orang.

Dari uji klinis tersebut, diketahui 90% dari responden menghasilkan antibodi terhadap virus Covid-19 setelah menerima satu dosis vaksin yang diberi nama ChAdOx1 nCoV-19 ini.

Karena hasil awal yang menjanjikan ini, Pemerintah Inggris telah memesan 100 juta dosis, menurut keterangan pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Senin (20/7/2020).

“Hasil ini sangatlah menjanjikan, ini akan membawa kita satu langkah lebih dekat dalam menemukan vaksin yang dapat menyelamatkan jutaan nyawa di Inggris dan seluruh dunia,” kata Menteri Bisnis Alok Sharma seperti dikutip dalam siaran pers tersebut.

“Didukung oleh dana sebesar 84 juta pound dari Pemerintah Inggris untuk pengembangan dan produksi vaksin ini, kecepatan dari kerja Universitas Oxford sangatlah mengagumkan. Saya sangat bangga akan apa yang mereka telah capai sampai saat ini,” ujarnya.

Vaksin tersebut dibuat dari virus flu biasa ( adenovirus ) yang sudah dilemahkan dan diambil dari simpanse, kemudian dimodifikasi agar tidak bisa berkembang dalam tubuh manusia.

Ketua Gugus Tugas Vaksin Inggris Kate Bingham juga menyatakan kegembiraannya atas perkembangan positif yang terjadi.

“Inggris beruntung memiliki peneliti-peneliti luar biasa yang bekerja sama dengan tim berpengalaman dari AstraZeneca. Melalui kerja sama ini, mereka telah bekerja dengan sangat cepat untuk menunjukkan hasil uji klinis dari vaksin chadox ini yang terbukti aman dan efektif dalam melindungi publik dari infeksi Covid-19,” kata Bingham.

Berita terkait: