Uji Coba, Ini Lokasi 45 Kamera ETLE Baru

Selain menggelar Operasi Patuh Jaya 2020, Ditlantas Polda Metro Jaya juga melaksanakan uji coba 45 kamera pengawas atau CCTV sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baru, di sejumlah wilayah Ibu Kota Jakarta.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo mengatakan, pada tahap pertama ETLE, kamera yang terpasang berjumlah 12 unit. Saat ini, ada 45 kamera tambahan yang sedang dilakukan uji coba berbarengan dengan Operasi Patuh Jaya 2020.

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Uji Coba 45 Kamera ETLE

“Saya sampaikan akan ada pengembangan ETLE tahap ketiga di mana kita akan menambah jumlah CCTV yang ada di jalur busway. Sehingga masyarakat (pengendara kendaraan) yang nanti melewati jalur busway tanpa terkecuali akan terkena tilang ETLE. Mekanismenya sama, tilang akan dikirim ke rumah, sama seperti mekanisme terhadap pelanggaran-pelanggaran lainnya di jalur non busway,” katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendukung program ETLE supaya masyarakat Jakarta tertib berlalu lintas. Jakarta memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak, dengan kegiatan lalu lintas yang amat tinggi dan kegiatan perekonomian yang sangat besar. Karena itu kondisi lalu lintas yang tertib lancar akan membantu mobilitas penduduk berjalan dengan baik dan mobilitas kegiatan perekonomian bisa berjalan dengan efisien.

“Maka dari itu Pemprov DKI Jakarta mendukung program yang telah dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya yaitu, program ETLE. Kami mendukung penuh dan kita berharap dengan adanya ETLE ini, maka proses pembiasaan untuk tertib akan terjadi seperti yang tadi disampaikan oleh Pak Dirlantas bahwa yang diharap itu bukan jumlah rupiah tagihan pelanggaran yang meningkat, tetapi jumlah ketertiban berlalu lintas yang makin meningkat dan ini memerlukan proses pembiasaan,” jelasnya.

Menurut Anies, melalui program ETLE, kebiasaan patuh peraturan atau rambu akan muncul dan masyarakat tertib berlalu lintas.

A. Jalur Kota Tua-Gajah Mada-MH Thamrin-Sudirman-Blok M-Senayan, sebanyak 18 kamera ETLE:
1. Simpang Kota Tua: satu kamera.
2. Simpang Ketapang: dua kamera.
3. Simpang Harmoni (depan Bank BTN): empat kamera.
4. Simpang Istana Negara: satu kamera.
5. Simpang Kebon Sirih: dua kamera.
6. Simpang Bundaran HI: satu kamera.
7. Simpang Bundaran Senayan (dari arah Blok M): satu kamera.
8. Simpang CSW: empat kamera.
9. Depan Plasa Senayan 2 Arah: dua kamera.

B. Jalur Grogol-Pancoran Titik penempatan kamera sebanyak delapan kamera:
1. Simpang Pancoran: dua kamera.
2. Simpang Slipi S. Parman ke Gatsu: satu kamera.
3. Simpang Tomang: satu kamera.
4. Simpang Grogol arah Daan Mogot ke Kyai Tapa: satu kamera.
5. Depan Hotel Fourseasons: satu kamera.
6. Depan DPR-MPR Pintu utama: satu kamera.
7. Depan All Fresh Pancoran: satu kamera.

C. Jalur Halim-Cempaka Putih sebanyak delapan kamera:
1. Simpang Halim Lama: satu kamera.
2. Simpang Rawamangun: satu kamera.
3. Simpang Pramuka: dua kamera.
4. Simpang Cempaka Putih: dua kamera.

D. Rasuna Said, Prof Dr. Satrio dan Gunung Sahari sebanyak 11 kamera:
1. Depan Halte Timah (dua arah): dua kamera.
2. Depan Halte Setiabudi (dua arah): dua kamera.
3. Simpang HOS Cokroaminoto Imam Bonjol: dua kamera.
4. Simpang Tugu Tani dari arah Senen: satu kamera.
5. Depan Puskurbuk Kemendikbud: dua kamera.
6. Depan BNI 46 Gunung Sahari: dua kamera.

Berita terkait: