Trump tak mau kalau Oracle cuma pegang saham minoritas TikTok

Jakarta () – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi laporan yang menyatakan bahwa Oracle, jika kesepakatan akuisisi TikTok terjadi, akan memegang saham minoritas, porsi terbesar tetap berada di tangan ByteDance.

“Secara konseptual, saya bisa bilang tidak suka,” kata Presiden Trump, dikutip dari Reuters, Kamis.

“Saya belum bersiap menandatangani apa pun. Mereka akan melapor ke saya besok pagi dan akan saya beri tahu lagi,” kata Trump.

Baca juga: ByteDance batal jual TikTok di AS, pilih bermitra dengan Oracle

Baca juga: Hindari penjualan TikTok, ByteDance pilih jalur “musyawarah” dengan AS

Enam senator dari Partai Republik, termasuk Marco Rubio, meminta pemerintah menolak proposal tersebut, jika TikTok masih berada di bawah kendali ByteDance, bahkan menyarankan presiden memblokir usulan tersebut.

Trump beberapa waktu lalu mengancan akan memblokir TikTok di AS jika mereka tidak menjual operasional mereka di AS dan pemerintah mendapatkan bagian dari kesepakatan tersebut.

“Kami tetap menentang kesepakatan apa pun yang mengizinkan entitas yang dikontrol atau berbasis di China untuk bertahan, mengontrol atau mengubah kode atau algoritma yang mengoperasikan TikTok di AS,” tulis Rubio.

Dia menambahkan jika kesepakatan masih berhubungan dengan ByteDance atau perusahaan China lainnya, pemerintah menolak usulan tersebut dengan alasan keamanan nasional

Dalam surat terpisah untuk Presiden Trump, Senator Ted Cruz menyatakan kesepakatan Oracle dengan ByteDance “gagal memenuhi maksud perintah eksekutif presiden” dan “menimbulkan kekhawatiran nasional yang serius”.

Baca juga: Trump: Oracle selangkah lagi beli TikTok

Baca juga: Pengunduh paling banyak TikTok berasal dari Indonesia

Baca juga: Youtube Shorts, fitur video singkat mirip TikTok