Tommy Firman Pimpin Wadokai Karate-Do Indonesia

Mantan karateka nasional, Sensey Tommy Firman resmi memimpin perguruan karate Wadokai untuk masa 4 tahun ke depan. Ia terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wadokai Karate-Do Indonesia dalam musyawarah nasional yang digelar di Hotel Century, Jakarta, Sabtu (28/11/2020) malam.

“Hal yang saya lakukan kedepan adalah menciptakan program prestasi. Dalam olahraga harus ada prestasi dahulu dan itu berupa medali emas, bukan perak atau perunggu. Kita harus mengangkat nama bangsa di tingkat internasional lewat olahraga karate ini,” ujarnya di Senayan Jakarta, Minggu (29/11/2020).

Mantan juara World Karate Federation (WKF), Asia, Asia Pasifik dan 7 kali juara SEA Games itu dalam waktu dekat berencana menggelar kejuaraan nasional. Saat ini, ia tengah berusaha mengurus untuk mendapatkan izin bertanding menggelar turnamen karate yang digelar di Jakarta atau Palembang.

Nantinya, semua nomor bakal dipertandingkan, termasuk kelas kumite putra putri maupun kata. Baginya saat ini merupakan momen yang tepat untuk kebangkitan cabang olahraga karate di masa pandemi covid-19.

“Wadokai Karate-Do Indonesia juga berencana road show ke semua daerah (pengprov) dan menggelar coaching clinic untuk seluruh atlet dan pelatih di Jakarta. Kami akan seragamkan teknik kumite, teknik kata dan juga perwasitan. Jadi teknik berlatihnya akan disamakan di seluruh Indonesia,” kata Firman yang juga Kabid Litbang dan Diktar, PB Forki.

Menurutnya dengan adanya peningkatan teknik karate, diharapkan Wadokai bisa semakin banyak atau menambah jumlah atlet ke pelatnas karate di Forki yang saat ini tengah mengadakan pelatihan nasional di Bali.

“Wadokai menyumbang satu atlet terbaik kami yaitu Devina Dhea ke pelatnas Forki saat ini. Ia di nomor kumite putri yang biasa bertanding di kelas -53kg. Kami harap bisa menambah perwakilan kami karena sudah menjadi tradisi Wadokai mengirimkan perwakilannya ke pelatnas karate.

Sementara Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kempora, Herman Chaniago mengapresiasi munas Wadokai Indonesia. Baginya ini momentum yang baik menyusun kepengurusan baru sekaligus program ke depan untuk menghasilkan poin penting bagi pengembangan Wadokai dan karate secara nasional.

“Kami di pemerintah mendorong organisasi olahraga menata diri dengan program yang lebih baik karena melatih manajemen tata kelola organisasi dengan pendekatan kemandirian, akuntabilitas, penguatan data dan membangun jejaringan, agar sistem olahraga menjadi lebih baik,” jelasnya.

Ia juga meminta Wadokai Indonesia membangun pendekatan sport science , sport industy dan sport tourism . Hal ini bisa dikolaborasi sekaligus membawa atau mewakili nama bangsa menjadi lebih baik lewat single event , multi event maupun Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga.

“Kami kami harap hasil munas menghasilkan kemajuan Wadokai dan karate yang banyak dimintai masyarakat luas serta mampu mendorong menghasilkan prestasi karate agar mampu sejajajr negara lain,” tutupnya.

Berita terkait: