Tingkatkan Disiplin Warga, Pemkot Semarang Patroli Masif Hingga Kelurahan

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang gencar melakukan patroli sampai ke tingkat kelurahan. Patroli dilakukan gabungan TNI/Polri bersama Satpol PP, untuk mendisiplinkan warga agar mematuhi protokol kesehatan.

“Kami terus melakukan patroli gabungan secara masif hingga ke tingkat kelurahan, memastikan agar warga patuh mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker dan menghindari terjadinya kerumunan,” tegas Ketua Satgas Covid Pemkot Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu kepada Sabut (25/7/2020).

Menurut Ita panggilan akrabnya, petugas juga ditempatkan di pasar-pasar tradisional untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan oleh pedagang maupun pembeli.

Menurut Ita yang juga wakil wali kota Semarang ini, semua lini sudah bersama- sama memberikan edukasi dan sosialisasi serta peringatan agar warga mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Untuk sanksi denda, Ita mengaku, Pemkot Semarang belum menerapkannya. “Kalau sanksi denda belum bisa kami terapkan karena harus memakai Perda,” tegasnya.

Kota Semarang kini masih berada dalam zona merah dengan kasus positif yang cukup tinggi.

Dilansir dari laman www. siagacorona.semarangkota.go.id, kasus postifi Corona, Jumat (24/7/2020) mencapai angka 780 kasus.

Dengan rincian 609 dari dalam Kota Semarang, dan 171 berasal dari luar Kota Semarang. PDP yang masih menunggu hasil swab sebanyak 323 pasien.

Orang dalam pemantau tercatat 327 orang. Pasien sembuh mencapai 2213 dan meninggal sebanyak 345 kasus. 

Berita terkait: