Tim SAR Temukan Lagi 3 Korban Longsor di Sumedang

Proses pencarian belasan korban longsoran di Desa Cihanjuang. Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat memasuki hari keenam, Kamis (14/1/2021).

Kepala Badan SAR Bandung Deden Ridwansyah menyatakan, hingga pukul 13.00 siangWIB, timnya sudah menemukan tiga lagi korban meninggal. Sehingga total korban meninggal dunia sebanyak 24 orang serta 16 orang lainnya masih belum ditemukan.

Petugas SAR gabungan mencari korban pada tiga sektor yang diperkirakan sebagai titik akhir warga saat longsor terjadi, Sabtu, 9 Januari 2021 lalu.

BACA JUGA

Tim SAR Gabungan Masih Cari Puluhan Korban Longsor di Sumedang

Pencarian korban di sektor satu yang berada di sekitar lapangan voli menggunakan 1 unit bekhoe guna menyingkirkan timbunan material yang cukup tebal. Sementara sektor 2 fokus dijadikan akses jalan bagi kendaraan berat, dan sektor 3 ada di belakang Masjid An-Nur, yang jadi lokasi penyelenggaraan hajatan sebelum terjadi longsor.

Deden mengungkapkan, korban yang ditemukan pada pencarian hari ke-enam ini seluruhnya berada di sektor 1.

Proses pencarian korban ini berlangsung sejak pukul setengah delapan pagi. Kehadiran alat berat seperti bechoe menjadi penting karena ratusan petugas tidak akan sanggup memindahkan atau mengangkat material longsor dalam waktu cepat. Tanah di sana sangat gembur dan lengket ketika tercampur air.

Ketika material longsoran itu sudah menipis, proses pencarian dilakukan secara manual dengan cara menyemprotkan air hingga bisa menembus ke bagian bawah. Saat ada jenazah yang ditemukan, petugas kesehatan langsung datang untuk membungkusnya dengan kantong jenazah dan menyemprotkan disinfektan di sekitar lokasi.

Petugas langsung memindahkan jenazah ke Puskesmas Sawah Dadap menggunakan ambulans sebelum diidentifikasi anggota keluarganya.

Berita terkait: