Tim DVI Identifikasi 6 Jenazah Penumpang Sriwijaya Air

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, kembali mengidentifikasi enam penumpang Sriwijaya Air PK-CLC SJ-182 yang mengalami kecelakaan di Perairan Kepulauan Seribu, hari ini. Total sudah ada 12 penumpang yang teridentifikasi melalui metode pemeriksaan sidik jari dan DNA.

“Hasil hari ini, Tim DVI telah melakukan rekonsiliasi dan berhasil mengidentifikasi sebanyak enam korban,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021).

Dikatakan Rusdi, penumpang yang teridentifikasi pertama atas nama Ricko, kedua Ihsan Adhlan Hakim, ketiga Supianto, keempat Pipit Piyono, kelima Mia Tresetyani (pramugari), dan keenam Yohanes Suherdi.

“Rekonsiliasi dilakukan melalui sidik jari dan melalui pencocokan DNA,” ungkap Rusdi.

BACA JUGA

Fokus Pencarian Hari Keenam Utamakan Korban dan CVR Sriwijaya Air

Rusdi menyampaikan, sebelumnya ada enam orang yang sudah teridentifikasi atas nama Okky Bisma, Fadli Satrianto, Khasanah, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, dan Agus Minarni. Sehingga, total yang sudah teridentifikasi berjumlah 12 orang.

“Pukul 10.00 pagi tadi, jenazah Okky Bisma telah diambil dan diserahkan kepada keluarganya dari tim dan RS Polri untuk dimakamkan. Kemudian juga pada jam 16.00 tadi, korban Asy Habul Yamin telah diserahkan jenasahnya kepada keluarga untuk dimakamkan. Yang jelas dari tim dan rumah sakit sangat menghargai dan menghormati keinginan keluarga. Jadi prinsipnya kapan pun tim atau rumah sakit akan serahkan jenazah kepada keluarganya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Ratna mengatakan, ada dua dari enam penumpang yang teridentifikasi hari ini merupakan hasil dari pemeriksaan DNA.

“Jadi identifikasi melalui DNA sebetulnya yang telah terprofil ini adalah tiga. Namun tiga ini ternyata dua pemiliknya satu orang yang satu bagian tubuh, satu lagi adalah milik satu orang” jelasnya.

Ratna mengungkapkan, bagian tubuh jenazah dengan nomor label 0015A teridentifikasi dengan nomor antemortem 04 atas nama Ricko, jenis kelamin laki-laki. Dia teridentifikasi sebagai anak biologis dari orang tua atas nama Demianus M.

“Yang kedua nomor postmortem atau body part 0015B dan 0016 identik teridentifikasi sesuai nomor antemortem 58 atas nama Pipit Piyono, jenis kelamin laki-laki. Beliau teridentifikai sebagai anak biologis atas nama ibu Sumini,” tandasnya.

Berita terkait: