Tim Catur Putri RI Anjlok ke Posisi 8 Sementara Kejuaraan Asia

Tim Catur Putri Indonesia mengalami nasib kurang bagus. Kekalahan pada babak kelima dan keenam membuat posisi Master internasional (IM) Irene Kharisma Sukandar dan kawan-kawan yang mengumpulkan 13,5 VP melorot ke peringkat delapan klasemen sementara Asian Online Nations Chess Cup 2020.

“Dua kekalahan itu yang membuat posisi Tim Catur Putri Indonesia melorot ke peringkat delapan,” kata Kapten Tak Bermain Tim Catur Indonesia, Kristianus Liem pada keterangannya Sabtu (17/10/2020).

Pada pertandingan babak keempat yang dimainkan Sabtu (17/10/2020), Tim Catur Putri Indonesia mengalahkan Vietnam dengan skor 2,5-1,5. Sayangnya, pada babak kelima dan keenam, harus menyerah 1-3 lawan Iran dan India di kejuaraan Catur itu.

BACA JUGA

Hadapi Turnamen Asia, Percasi Siapkan Pecatur Terbaik

Sebelumnya Jumat (16/10/2020), Tim Catur Putra Indonesia memberikan hasil bervariasi. Pada babak keempat melawan unggulan pertama tim India, Indonesia tampil luar biasa dan mampu menahan seri 2-2.

Di pertandingan ini, Novendra yang berada di meja 3 menjadi pahlawan dengan menaklukkan Grand Master (GM) Sethuraman. Sedangkan Yoseph dan Susanto Megaranto di meja 1 menahan remis GM Adhiban dan GM Nihal Sarin. Sayangnya, Agus Kurniawan yang menduduki meja 4 harus mengakui ketangguhan GM Krishnan Sasikiran.

Pada babak kelima, Indonesia di luar dugaan dikalahkan unggulan ketujuh Singapura dengan skor 1,5-2,5. Hanya Yoseph yang kalah dari GM Kevin Goh Wei Ming, sementara tiga partai lainnya berakhir remis.

Pada babak keenam, Indonesia menang telak atas Thailand degan skor 3,5-0,5. Di sini, hanya Yoseph yang remis melawan GM Thanadon Kulpruethanon, sementara Susanto, Novendra dan Jodi menang. Dengan hasi ini, Tim Catur Putra Indonesia menempati peringkat keenam dengan 17 VP. Pimpinan klasemen sementara masih ditempati Iran dengan 11 MP.

Tim Catur Putra Indonesia akan menghadapi Nepal, Minggu (28/10/2020) sedangkan Tim Catur Putri Indonesia akan menjajal Kazakhstan, Senin (19/10/2020) pada turnamen yang memperebutkan total hadiah US$ 20 (sekitar Rp 300 juta). Delapan negara teratas setelah pertandingan 9 babak akan melaju ke perempat final yang akan bertanding secara silang menggunakan sistem gugur.

Berita terkait: