Tidak Ada Kata Terlambat untuk Mulai Investasi

– Kapan sebaiknya mulai berinvestasi? Ini jadi pertanyaan yang seringkali muncul. Banyak generasi milenial yang masih ragu untuk memulai investasi karena merasa belum merdeka secara finansial atau menunggu harga saham terdiskon. Padahal, investasi merupakan salah satu jalan untuk meraih kemerdekaan finansial.

BACA JUGA

Khofifah: Pertumbuhan Investasi Jatim Naik 33,8%

Founder EMtrade Ellen May mengungkapkan, pada dasarnya, memulai investasi sedini mungkin akan memberikan keuntungan ebih baik. Namun sebetulnya tidak ada kata terlambat untuk mulai berinvestasi. Bila memang punya “uang dingin” atau uang yang tidak dipakai dalam jangka waktu tertentu, Ellen menyarankan untuk segera memulai investasi.

“Kalau bisa, mulailah investasi sejak 20 tahun lalu. Kalau tidak bisa, mulailah sekarang. Kenapa? Misalnya untuk investasi saham, dari tahun ke tahun harganya pasti naik signifikan. Dan sebenarnya kesempatan untuk mendapatkan saham-saham dengan valuasi terdiskon sangat jarang. Yang saya amati di 2008 valuasi saham sangat murah sekali, dan baru terulang lagi di 2020 ketika masa pandemi. Sekarang memang sudah banyak saham yang menguat secara signifikan, tetapi saya melihat masih ada beberapa peluang untuk investasi di saham-saham yang masih terdiskon,” ungkap Ellen May di acara Nextgen Summit 2021 sesi diskusi “Kemerdekaan Finansial” yang digelar Beritasatu Media Holdings Rabu (7/4/2021).

BACA JUGA

Presiden Jokowi: Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Ellen menambahkan, memulai investasi juga tidak harus dengan modal besar. Bahkan saat ini dengan uang Rp 100.000, kita sudah bisa mulai berinvestasi, termasuk di instrumen saham. “Dengan modal di bawah Rp 500.000, itu juga sudah bisa bangat dapat perusahaan yang secara fundamental bagus,” ungkap Ellen.

Ditambahkan Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir, untuk bisa meraih kemerderkaan finansial, hal utama adalah kedisiplinan mengelola keuangan untuk kebutuhan hari-hari dan juga gaya hidup, tabungan, hingga untuk investasi. “Kalau Anda ingin mendapatkan kemerdekaan finansial, kuncinya Anda harus disiplin dari sisi gaya hidup dan pengeluaran,” kata Pandu.

Berita terkait: